• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

IYES dan Indika Foundation Gelar Workshop Kobar Tawa, Bahas Isu Perundungan di Lingkungan Pendidikan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Juni 2024
Isu Perundungan

Foto: istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM Indonesian Youth Education & Social (IYES) bersama Indika Foundation menggelar Workshop Kobar Tawa (Kolaborasi antara Tenaga Pengajar & Siswa) di Gedung Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Riau, Jalan Pepaya, Pekanbaru, pada 3 Juni 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program School of PeaceBuilding (ScoPe) yang diinisiasi oleh IYES.

Workshop tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas DP3AP2KB, Hj Fariza, SH MH, Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Provinsi Riau, Drs Zubir, MPd sebagai perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Ineke Rahmadini, Direktur Eksekutif IYES, serta Enjellika Sinaga, Program Manager Peace & Tolerance IYES.

“IYES telah konsisten selama 10 tahun memberikan dampak bagi pendidikan, khususnya di daerah terpencil di Provinsi Riau. Bersama Indika Foundation, kami mengadakan workshop ini sebagai komitmen untuk mengatasi permasalahan perundungan di lingkungan pendidikan,” ujar Ineke Rahmadini dalam keterangan resminya kepada Bertuahpos.com, Selasa, 4 Juni 2024.

Workshop Kobar Tawa berfokus pada tenaga pengajar dan siswa, dengan tujuan agar peserta memahami isu perundungan, serta tahu cara pencegahan dan penanganannya. Menurut Enjellika Sinaga, kegiatan ini merupakan tahapan awal bagi IYES dalam merancang program ScoPe selanjutnya untuk menekan angka kasus perundungan di Pekanbaru.

Dinas P3AP2KB mendukung penuh kegiatan ini sebagai praktik baik yang dapat diadopsi oleh instansi lain. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Indika Foundation dan Peace Generation Indonesia (PeaceGen Indonesia) sebagai mitra pengetahuan.

Kepala Dinas P3AP2KB, Fariza, mengatakan, konvensi hak anak mencakup hak untuk tumbuh dan berkembang tanpa diskriminasi, Berdasarkan UU No 35 tahun 2014, anak-anak dilindungi oleh negara.

“Pemerintah bertanggung jawab menyediakan fasilitas untuk tumbuh kembang anak, termasuk tenaga pengajar, sekolah ramah anak, dan kota layak anak guna menciptakan generasi emas yang berkualitas,” katanya.

Workshop Kobar Tawa adalah bagian dari program ScoPe IYES yang meliputi berbagai kegiatan seperti seminar, pelatihan, workshop, dan kampanye dengan fokus pada isu perdamaian dan keberagaman. Program ini bertujuan membentuk karakter serta menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi dalam masyarakat.***

Tags: edukasipendidikan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekonomi

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

...

Read moreDetails
Kuliah Umum UHTP Bahas Sinergi Hukum, IT hingga Kesehatan di Era Digital

Kuliah Umum UHTP Bahas Sinergi Hukum, IT hingga Kesehatan di Era Digital

Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Pendidikan Berkarakter Terancam Hilangnya Nomenklatur Madrasah

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Beasiswa Pemprov Riau Dibuka untuk Mahasiswa Berprestasi, Cek Selengkapnya di Sini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Jepang Justru Adopsi Pendidikan Islam untuk Bentuk Karakter Anak Usia Dini

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Gelar Diskusi Publik, LPIP Hadirkan Para Pakar Ulas Masa Depan Pendidikan Islam dan Degradasi Moral

Next Post
Paripurna DPRD Rohil penyampaian Rekomindasi dan catatan kepada pemerintah

Banggar DPRD Rohil : Secara Relatif Rohil Masih Tertinggal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.