• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gagal Penuhi Taget Jokowi Ini Pengakuan Jubir Satgas Covid-19 Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 Juni 2021
baju hazmat, dokter meninggal dunia

Baju hazmat

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yovi mengakui bahwa pihaknya gagal memenuhi target turunkan angka kasus covid-19 dalam jangka waktu 2 minggu, seperti yang telah ditargetkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saat berkunjung ke Riau sekitar 2 pekan lalu, Jokowi menegaskan bahwa upaya penekanan angka kasus penyebaran corona di provinsi ini harus ditangani dengan serius. Jokowi pun ketika itu memberikan target 2 minggu kepada Riau.

“Ternyata gagal. Artinya apa targetnya tidak turun. Kemarin angkanya tinggi, 615 kasus,” kata Indra Yovi, dalam konferensi pers secara virtual, Kamis, 3 Juni 2021.

Sekarang, sudah lebih dari 2 minggu angka kasus positif harian covid-19 rata – rata masih bertengger di angka 500 – 600 per hari. Bahkan beberapa hari pernah menyentuh angka 700 – 800 kasus harian.

Di balik pengakuan kegagalan itu, Indra Yovi mengutakan bahwa upaya penanganan serta untuk menekan angka kasus covid-19 di Riau terus dilakukan. “Semua dari kita kini tengah berusaha,” katanya.

Kemudian untuk langkah tracing dan testing tetap akan terus ditingkatkan. Masalah ini sebelumnya juga pernah disinggung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi. Bahwa ada beberapa daerah yang sengaja menurunkan jumlah sampel swab hanya untuk menurunkan status zona.

“Itu tidak boleh turun. Tak pernah terbesit di kita untuk menurunkan testing dan tracing,” kata Indra Yovi. (bpc2)

Tags: Coronakasus covidriau
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Next Post
Situasi Palestina

Irlandia Utara Minta Inggris Usir Dubes Israel

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.