• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 8 Mei: Terbunuhnya Marsinah, Aktivis Buruh Pabrik

Romi J. by Romi J.
8 Mei 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Berawal dari keinginan mendapatkan upah yang layak, Marsinah beserta kawan-kawannya melakukan aksi unjuk rasa di PT Catur Surya Perkasa ( PT CPS), sebuah pabrik arloji di Sidoarjo, Jawa Timur.

Saat itu, Marsinah dan buruh PT CPS lainnya hanya digaji Rp1.700 per bulan, padahal aturannya UMR Jawa Timur adalah Rp2.250 per bulan.

Unjuk rasa Marsinah dan buruh lainnya ini dilakukan pada tanggal 3 dan 4 Mei 1993. Kemudian, pada tanggal 5 Mei 1993, Marsinah dan 15 rekannya menjadi perwakilan buruh untuk bertemu dengan pihak perusahaan.

Siang harinya, 13 rekan Marsinah yang dianggap penghasut aksi demo ditangkap dan dibawa ke Kodim Sidoarjo. Marsinah kemudian mendatangi Kodim Sidoarjo untuk menanyakan rekannya.

5 Mei malam, tiba-tiba Marsinah menghilang. Keberadaannya tak diketahui pada 5 Mei malam, hingga akhirnya ditemukan sudah menjadi mayat pada 8 Mei 1993, di sebuah gubuk pematang sawah Desa Jagong, Nganjuk.

Hasil otopsi menunjukkan bahwa Marsinah mendapatkan penganiayaan berat sebelum dibunuh. Menurut hasil visum RSUD Dr. Soetomo Surabaya, tulang panggul bagian depan Marsinah hancur. Tulang kemaluan kiri hancur, dan tulang kemaluaan kanan patah. Tulang usus kanan patah sampai terpisah. Tulang selangkangan kanan patah seluruhnya. Labia minora kiri robek, dan ada luka di bagian dalam kemaluan sepanjang 3 cm. Pendarahan terjadi di rongga perut.

Hingga kini, otak dan pelaku pembunuhan Marsinah masih belum diketahui, dikutip dari Tirto.id. (bpc4)

Tags: aktifisaktifis buruhburuhMarsinah
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

MK Kabulkan Sebagian Gugatan Buruh soal UU Cipta Kerja, Mekanisme PHK Diperketat
Nasional

MK Kabulkan Sebagian Gugatan Buruh soal UU Cipta Kerja, Mekanisme PHK Diperketat

...

Read moreDetails
perusahaan kontraktor abaikan hak pekerja

Pemprov Riau Soroti Banyaknya Perusahaan Kontraktor Abaikan Hak-hak Pekerja

KSBSI Demo Kantor Disnakertrans Riau, Apa yang Mereka Tuntut?

Anies Baswedan Pilpres 2024

Menteri Ida Fauziyah Sentil Anies Baswedan, ‘Aturan UMP Jangan Diutak-atik’

Terdampak Covid-19

Kadisnaker Riau Klaim Tuntutan Pendemo Sudah Diakomodir

May Day, Jokowi: Buruh Aset Besar Bangsa

Next Post

KKB Serang Mapolsek Ilaga, Papua

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.