• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 18, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Memahami Seluk-beluk Spesialis Penyakit Dalam, ‘Hati-hati dengan Hati’

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 September 2020
Spesialis penyakit dalam

Billy Siahaan, dokter spesialis penyakit dalam. (Foto: Oong/Bertuahpos)

105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Menjadi dokter spesialis penyakit dalam itu tidak mudah. Mereka biasanya didampingi oleh dokter spesialis lainnya. Begitulah yang dirasakan oleh dr Billy Paskharan Siahaan Sp PD, seorang dokter spesialis penyakit dalam di RS Awal Bross Jalan A Yani, Pekanbaru.

Saat berbincang dengan Bertuahpos, dia menerangkan dokter sepertinya biasanya juga menangani organ-organ jantung, pencernaan, liver, ginjal, gangguan hormon dan paru-paru

“Cuma di Indonesia yang seperti ini. Saya tidak tahu kenapa dari awal berbeda. Spesialis penyakit dalam, paru, dan jantung jalan sendiri. Terpecah, tapi sempat gabung kemudian di pecah lagi. Kalau di luar negeri spesialis penyakit dalam, harus ambil sub spesialis lagi,” ungkapnya, Jumat, 4 September 2020.

Makanya agar tidak tumpang tindih, disepakati pasien boleh memilih spesialis penyakit dalam atau spesialis jantung. 

“Waktu sekolah, saya belajar jantung juga. Dulunya stroke itu juga penyakit dalam, mungkin karena terlalu luas, maka dipecah lagi”, yakin dokter yang juga punya bapak seorang dokter penyakit dalam ini. Adapun Billy mengambil sub spesialis pencernaan. 

Dia sendiri, berencana akan mendalami secara khusus pada bagian endiskopi — yaitu prosedur pemeriksaan organ tubuh yang bertujuan memvisualkan kondisi organ dengan teropong saluran cerna atau endoskop. 

Contohnya, jelas Billy, saat mendiagnosa kasus asam lambung, tumor lambung, luka lambung, ambeiyen, dan buang air besar berdarah.  Ada juga sub spesialis gastroenteritis, yaitu muntah dan diare akibat infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan  pada pada lambung dan usus. 

“Kalau masyarakat menyebutnya muntaber. Itu paling tidak 2 atau 3 tahun. Jadi spesialis bukan struktural S2 tapi jabatan fungsional,” jelas Billy.

Gangguan Liver Paling Rumit

Menurutnya, penanganan pasien yang menderita liver cukup rumit untuk ditangani. Biasanya, hal itu disebabkan adanya luka kronis di hati, sehingga jadi penyebab kegagalan hati.

Hati atau liver adalah organ terbesar manusia. Letaknya antara bagian kanan atas perut yang dilindungi tulang rusuk dan diaghfrahma. Fungsinya menetralisir racun, menghasilkan protein, hingga pembekuan darah. 

“Makanya hati-hati dengan gangguan hati. Itu penyakit liver stadium akhir yang perlu penanganan khusus dan endoskopinya. Di Indonesia paling sering disebut penyakit kuning akibat virus hepatitis. Seperti virus hepatitis B dan hepatitis C,” ungkapnya.

Kalau di luar negeri, banyak dipicu kebiasaan minum alkkohol. Bisa tertular melalui darah. Misalnya ibunya hepatitis, lalu melahirkan anak hepatitis. Penularan lain karena sering memakai jarum suntik, maka petugas kesehatan pun terkadang kena. “Atau karena transfusi darah dan karena hubungan seksual,” papar Billy. (bpc5)

 

Tags: awal brossjantungkesehatanliverPenyakit dalam
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Manfaat teh hijau untuk kesehatan, Foto: Magnific
Kesehatan

Inilah 5 Manfaat Teh Hijau bagi Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Diabetes

...

Read moreDetails
Kenali Apa Itu Influenza A, Gejala dan Cara Pencegahannya!

Kenali Apa Itu Influenza A, Gejala dan Cara Pencegahannya!

RSUP Pekanbaru Disiapkan Jadi Pusat Wisata Medis Sumatera

RSUP Pekanbaru Disiapkan Jadi Pusat Wisata Medis Sumatera

Pemprov Riau Rekrut 90 Perawat BLUD, Pendaftaran Dibuka Pekan Depan

Pemprov Riau Rekrut 90 Perawat BLUD, Pendaftaran Dibuka Pekan Depan

Susu Fermentasi Kambing Diuji Klinis untuk Atasi Anemia Remaja

Susu Fermentasi Kambing Diuji Klinis untuk Atasi Anemia Remaja

1.051 Temuan Baru, Kasus HIV di Riau Melonjak

1.051 Temuan Baru, Kasus HIV di Riau Melonjak

Next Post

Andrew Robertson Ogah Messi Pindah ke City

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.