• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Modal Kurang Rp 1 T, Bank Harus Konsolidasi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
10 September 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Wacana untruk mengonsolidasikan bank-bank di tanah air semakin mengerucut. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana mendorong perbankan dengan modal inti kurang dari Rp 1 triliun untuk menempuh langkah penggabungan.

Upaya ini sangat berguna untuk memperbesar permodalan bank agar mampu bersaing dengan bank asing pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2020.
      
“Bank yang modalnya belum ada Rp 1 triliun mending merger (penggabungan) lah. Karena ini nanti untuk menghadapi persaingan MEA,” ungkap Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Gandjar Mustika di sela acara IDC Financial Insights Financial Services Summit 2014, kemarin (9/9).
      
OJK pernah menawarkan skema konsolidasi perbankan non institusional atau kelembagaan, yakni konsolidasi strategis. Konsolidasi ini dianggap dapat dilaksanakan cepat tanpa harus mengambil alih kepemilikan bank satu sama lain.

Selain itu, bank-bank juga dimungkinkan untuk menggarap pasar secara efektif dan efisien, sehingga tidak ada tumpang tindih bisnis antar bank. Beberapa hal yang bisa dilakukan bersama antara lain belanja IT hingga pengembangan SDM.
      
Di satu sisi, menurut Gandjar, pihaknya akan membuka pintu lebar-lebar untuk bank besar masuk ke pasar ASEAN. Dalam waktu dekat, bank umum kegiatan usaha (BUKU) 4 dengan modal inti di atas Rp 30 triliun akan disaring untuk menjadi qualified ASEAN bank (QAB).

“Yang masuk ke pasar ASEAN harus yang sudah ready to go. Dalam beberapa hari ini kami akan ada pertemuan intensif dengan bank-bank mana saja yang mau masuk ke sana (ASEAN),”  tuturnya.
      
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad menerangkan, seharusnya pihaknya tidak perlu lagi menyuruh perbankan untuk melakukan konsolidasi. Sebaliknya, konsolidasi sudah merupakan kebutuhan. Apalagi, saat ini sudah banyak wacana bahwa bank-bank di negara tetangga seperti Malaysia mulai konsoliasi. “Kalau tidak, kita akan tercecer. Tapi kita yang paling paham dan siap terhadap kemampuan kita,” jelasnya.
      
Ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono mengatakan, kalau perlu otoritas keuangan mendesak perbankan untuk konsolidasi. Sebab, upaya baik untuk peningkatan permodalan ini banyak diabaikan oleh bank. Padahal, isu ini sudah lama sehak dikeluarkan roadmap arsitektur perbankan Indonesia (API).
      
“Idealnya di Indonesia 70 bank. Sekarang masih 119 bank. Lebih baik banknya sedikit tapi ekspansif, daripada jumlah bank banyak tapi tak efektif,” jelasnya.

Bahkan, menurutnya, ada baiknya jika bank perkreditan rakyat (BPR) yang kini jumlahnya lebih dari 1.500 unit di daerah, bisa terkonsolidasi menjadi bank beraset besar.(jpnn)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Mulai 2015, Maskapai ASEAN Serbu 5 Bandara RI

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.