• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sandi dan Teten Satu Suara, Banyak Produk China Dijual Lewat TikTok Shop, Project S Bakal Bunuh UMKM Lokal

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Juli 2023
aplikasi tiktok, live streaming dewasa

Apilikasi TikTok live streaming dewasa

127
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Gempuran produk China yang biasanya masuk atau dijual melalui platform TikTok Shop, salah satu hal yang membuat pemerintah resah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno mengungkap, keresahan itu bahkan datang langsung dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki.

Kata Sandiaga, Teten resah dengan Project S yang diklaim bisa memata-matai perilaku konsumen Indonesia.

BACA:

Kritik Barang China, Sandiaga Uno Sebut Produk UMKM Indonesia Lebih Berkualitas

“Data itu disebut menjadi peluang bagi UMKM China untuk memproduksi barang yang laris di Indonesia,” katanya Karya Kreatif Indonesia 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis, 27 Juli 2023.

Dengan demikian, kata dia, produk-produk buatan dari UMKM China akan membanjiri pasar Indonesia bahkan dengan harga murah dari produk lokal asli Indonesia.

Strategi in secara tidak langsung akan ‘merenggut’ pasar Indonesia, dengan produksi dalam jumlah besar, sehingga mematikan produksi lokal.

“Banyak pengalaman yang seperti ini,” tegasnya. “Seperti di India, Inggris, dan negara-negara lain,” sambungnya.

Salah Satu upaya untuk memproteksi produk lokal dari gempuran ini, yakni dengan memperkuat regulasi, agar pasar digital di dalam negeri tak dibanjiri dengan produk luar.

“Kalau kita terlambat, pasar digital kita akan dikuasai oleh produk-produk luar, terutama dari China,” kata Sandi.

Sandi bahkan menyamakan kondisi ini seperti predator invasion (pemangsa). “Bahkan bukan dumping lagi. Karena nggak masuk akal harganya,” sebutnya.

Apa Itu Project S?

Inisiatif Project S milik platform media sosial TikTok, kini memang tengah disorot oleh publik.

Project S diyakini memungkinkan bagi China untuk melakukan perluasan pasar, dan dapat mengancam UMKM di Indonesia.

Kendati demikian, Teten Masduki memastikan project S, tak akan dijalankan di Indonesia.

BACA:

https://bertuahpos.com/business/lewat-cara-ini-kelompok-disabilitas-yang-tergabung-di-umkm-bertuah-dapat-tingkatkan-daya-saing-produk.html

“Kemarin kita sudah meeting dengan TikTok. Mereka janji Project S nggak akan dilakukan di Indonesia,” kata Teten seperti dilansir dari katadata, Jumat, 28 Juli 2023.

Project S yang kini tengah diuji coba di Inggris itu, akan sangat ‘memukul’ produk lokal.

Pola kerja Project S, TikTok akan menjajakan produk-produk di dalam platformnya yang mana selama ini disediakan khusus bagi para pedagang di China.

Tak lepas di situ saja, TikTok juga akan mengiklankan produknya dengan menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna, atau seperti cara kerja algoritma.

Teten menilai, seharusnya platform digital tidak seharusnya menjual produknya sendiri. Apalagi, platform tersebut berasal dari luar negeri.

“Kalau mereka jualan barang juga algoritma mereka akan mengarahkan kepada produk-produk mereka. Sehingga konsumen di pasar digital hanya akan beli produk-produk milik atau afiliasi bisnis mereka,” tutur Teten.***

Tags: TiktokUMKM
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekonomi

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

...

Read moreDetails
Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia

Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia

FEB UNRI Bantu UMKM Laundry Tualang Naik Kelas dengan Transformasi Digital

FEB UNRI Bantu UMKM Laundry Tualang Naik Kelas dengan Transformasi Digital

Gandeng BRI, Pemprov Riau Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah Lewat UMKM

Gandeng BRI, Pemprov Riau Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah Lewat UMKM

Permen UMKM Ditergetkan Terbit Sebelum Akhir Mei 2026, Apa Isinya?

UMKM Jadi “Juru Selamat” Ekonomi di Tengah Tekanan Global

Pengurusan PT Perorangan Dipermudah, UMKM Tetap Nikmati PPh Final

Pengurusan PT Perorangan Dipermudah, UMKM Tetap Nikmati PPh Final

Next Post
Blangko e-ktp pekanbaru

Jika Kabupaten Kota Tak Gerak Cepat, Puluhan Ribu Penduduk Riau Terancam Tak Bisa Pakai Hak Suaranya di Pemilu 2024

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.