BERTUAHPOS.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat, dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau (FEB UNRI) bantu UMKM laundry di Tualang untuk naik kelas lewat pemanfaatan digital. Acara yang bertajuk “Pemberdayaan UMKM Laundry melalui Transformasi Digital untuk Meningkatkan Daya Saing di Era Ekonomi Digital” itu digelar di Aula Kampung Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, 19 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 33 pelaku UMKM laundry dan difokuskan pada tiga aspek utama transformasi digital, yaitu promosi digital, pembayaran digital, serta pengelolaan keuangan berbasis aplikasi. Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis agar mampu memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan daya saing usaha.
Tim pengabdian diketuai oleh Dr. Khusnul Fikri, S.E., M.M., dengan anggota Misdawita, S.Si.; Suci Nurulita, S.E., M.Si.; Lapeti Sari, S.E., M.Si.; Dr. Hj. Alvi Furwanti Alwie, S.E., M.M.; dan Dr. Abd. Rasyid Syamsuri, S.E., M.Si. Kegiatan turut melibatkan tiga mahasiswa FEB Universitas Riau, yakni Arif Fadhilah, Dimas Ahmad Alfarisi, dan Akmal Fauzan Habibi.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari Tim Wirausaha Siak Kecamatan Tualang yang diketuai oleh Suharto, S.E., M.M. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kampung, dan komunitas wirausaha dalam meningkatkan kapasitas UMKM di Kecamatan Tualang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Selanjutnya, Ketua Tim Pengabdian Dr. Khusnul Fikri, S.E., M.M. menyampaikan sambutan yang dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kampung Tualang, Juprianto, S.Sos., M.IP.
Dalam sambutannya, Juprianto menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi kebutuhan penting bagi UMKM agar dapat berkembang mengikuti perubahan perilaku konsumen dan perkembangan dunia usaha.
“UMKM laundry perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Tidak hanya dalam promosi, tetapi juga dalam menyediakan pembayaran digital dan melakukan pencatatan keuangan secara lebih tertib agar usaha dapat berkembang dan naik kelas,” ujar Juprianto.
Sementara itu, Dr. Khusnul Fikri menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh dosen. Melalui kegiatan ini, kami berharap ilmu dan kompetensi yang dimiliki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu pelaku UMKM laundry beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital,” jelas Khusnul Fikri.
Pada materi pertama, peserta memperoleh pelatihan dan praktik promosi digital melalui berbagai platform seperti WhatsApp Business, Instagram, TikTok, dan Google Business Profile. Peserta juga dilatih membuat serta mengedit konten promosi menggunakan Canva, sehingga dapat menghasilkan materi pemasaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik usahanya.
Materi kedua difokuskan pada pembayaran digital. Para peserta diperkenalkan dan didampingi dalam penggunaan QRIS serta dompet digital seperti DANA, ShopeePay, dan GoPay. Penerapan pembayaran digital diharapkan memberikan pilihan transaksi yang lebih mudah, cepat, dan praktis bagi pelanggan. Digitalisasi pembayaran memiliki peran penting dalam meningkatkan kemudahan transaksi, efisiensi operasional, dan akses UMKM ke ekosistem keuangan digital.
Selanjutnya, pada materi ketiga peserta mendapatkan sosialisasi, pelatihan, dan praktik pengelolaan keuangan menggunakan aplikasi SI APIK. Pelaku UMKM diarahkan untuk melakukan pencatatan setiap transaksi usaha secara lebih sistematis sehingga dapat memiliki informasi dan laporan keuangan yang lebih baik dan jelas. Penggunaan teknologi dalam pencatatan keuangan dapat membantu UMKM meningkatkan akurasi laporan, memantau arus kas, serta mendukung pengambilan keputusan usaha.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan partisipatif. Peserta tidak hanya mengikuti pemaparan materi dan praktik, tetapi juga aktif berdiskusi serta mengajukan pertanyaan kepada tim pengabdian. Untuk meningkatkan antusiasme peserta, tim pengabdian memberikan doorprize kepada peserta yang aktif bertanya maupun mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim. Doorprize yang diberikan berupa bibit tanaman dan sabun cuci pakaian, yang diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, tetapi juga memberikan manfaat bagi penerimanya.
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan, para peserta memperoleh sejumlah keterampilan baru. Pelaku UMKM mulai memiliki dan memanfaatkan akun promosi digital, mampu membuat konten menggunakan Canva, memahami penggunaan WhatsApp Business, Instagram, TikTok, dan Google Business Profile, menyediakan fasilitas pembayaran melalui QRIS dan dompet digital, serta mampu melakukan pencatatan transaksi keuangan melalui aplikasi SI APIK.
Ketua Tim Wirausaha Siak Kecamatan Tualang, Suharto, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada tim FEB Universitas Riau atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa FEB Universitas Riau. Pendampingan ini sangat bermanfaat agar UMKM laundry dapat terus maju, berkembang, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi dalam menjalankan usahanya,” ungkap Suharto.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kampung Tualang terhadap pelaksanaan kegiatan, Tim Pengabdian FEB Universitas Riau menyerahkan plakat kepada Kepala Kampung Tualang, Bapak Juprianto, S.Sos., M.IP dan kepada PT. Bank Riau Kepri Syariah Cabang Tualang, diwakilkan kepada Bapak Yoga Andrika sekaligus memberikan materi tentang pembayaran digital menggunakan QRIS dan lainnya. Penyerahan plakat tersebut menjadi simbol penghargaan sekaligus memperkuat sinergi antara FEB Universitas Riau dengan Pemerintah Kampung Tualang dan PT. Bank Riau Kepri Syariah Cabang Tualang dalam mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM di daerah.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan pemberian doorprize berupa: bibit durian dari FEB UNRI dan sabun cair cuci baju, dan dokumentasi bersama antara tim pengabdian, Pemerintah Kampung Tualang, Tim Wirausaha Siak Kecamatan Tualang, mahasiswa, PT. Bank Riau Kepri Syariah Cabang Tualang dan para peserta UMKM laundry.
Melalui kegiatan pengabdian ini, Tim FEB Universitas Riau berharap UMKM laundry di Kampung Tualang tidak hanya mampu mengadopsi teknologi digital secara sementara, tetapi juga menerapkannya secara konsisten dalam kegiatan usaha sehari-hari. Integrasi promosi digital, pembayaran digital, dan pengelolaan keuangan berbasis aplikasi diharapkan menjadi langkah nyata untuk meningkatkan profesionalisme, efisiensi, dan daya saing UMKM dalam menghadapi era ekonomi digital.***








