• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Warga Sedekah di Jalanan Bikin Pengemis Merajalela, Ini Kata Kadinsos Pekanbaru

Pemko Pekanbaru berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam mewujudkan kota yang tertib, manusiawi, dan bebas dari praktik mengemis yang merusak citra serta kenyamanan publik.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 Juni 2025
Warga Sedekah di Jalanan Bikin Pengemis Merajalela, Ini Kata Kadinsos Pekanbaru

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Pemko Pekanbaru mengimbau kepada warga agar tidak memberi sedekah kepada pengemis di pinggir jalan. Sebab tindakan seperti itu akan membuat para pengemis semakin merajalela.

Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru Idrus kepada Bertuahpos, Kamis, 26 Juni 2025. “Masyarakat mungkin berniat baik saat memberi sedekah, tapi cara seperti itu justru membuat gepeng semakin nyaman berada di jalanan dan menimbulkan ketergantungan,” katanya.

Dia menyebut, di tengah meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis (Gepeng) di berbagai titik Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial mengambil langkah tegas untuk mengatasi persoalan tersebut, merujuk pada Perda Kota Pekanbaru Nomor 12 Tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial secara tegas melarang aktivitas mengemis di tempat umum seperti jalan raya, jalur hijau, persimpangan lampu merah, trotoar, dan jembatan penyeberangan.

Idrus menyarankan jika masyarakat ingin bersedekah, sebaiknya dilakukan dan disalurkan dengan cara yang bijak dan terarah. Menurutnya, memberikan uang kepada pengemis di jalanan bukan hanya berpotensi melanggar Perda, tetapi juga dinilai dapat mengganggu ketertiban umum. 

Banyak kasus di mana gepeng menguasai titik-titik strategis di persimpangan jalan hingga menyebabkan keresahan pengguna jalan, bahkan membahayakan keselamatan.

Dinas Sosial Kota Pekanbaru melalui Satuan Tugas Pelayanan Pemerlu Kesejahteraan Sosial (PPKS) rutin menggelar patroli dan operasi penertiban. Tim ini bergerak menyisir lokasi-lokasi rawan keberadaan gepeng untuk memberikan pembinaan dan membawa mereka ke tempat penampungan sementara milik pemerintah.

“Setiap pekan kita lakukan operasi. Pengemis yang terjaring akan didata dan dibina. Bagi yang berasal dari luar daerah, kita fasilitasi pemulangan ke kampung halamannya. Kami juga libatkan psikolog dan petugas pembina agar pembinaan lebih optimal,” ungkap Dr. Idrus.

Dinas Sosial juga menganjurkan masyarakat agar menyalurkan niat bersedekah melalui lembaga resmi dan terpercaya, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau lembaga sosial yang telah terverifikasi. Dengan begitu, bantuan yang diberikan akan lebih tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin.

 

Lebih lanjut, Pemko Pekanbaru berkomitmen tidak hanya mengatasi gepeng secara represif, tetapi juga melalui pendekatan preventif dan pemberdayaan. Program pelatihan keterampilan, bantuan usaha mikro, hingga layanan kesehatan dan konseling juga terus dikembangkan untuk para penerima manfaat.

“Kami tidak menutup mata. Banyak di antara mereka adalah korban kemiskinan struktural. Tapi membiarkan mereka terus meminta-minta bukan solusi. Kami ajak semua pihak bergandengan tangan menyelesaikan masalah ini dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan berkelanjutan,” tutup Kadis Sosial Pekanbaru.***

— Habibie


Simak berita lainnya tentang Pekanbaru

Tags: kota pekanbarusosial
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pusat Percepat Sertifikasi Tanah Ulayat di Riau demi Kepastian Hukum Masyarakat Adat
Berita Pilihan

Pusat Percepat Sertifikasi Tanah Ulayat di Riau demi Kepastian Hukum Masyarakat Adat

...

Read moreDetails
Warga Venezuela Desak Presiden Sementara Delcy Rodríguez Mundur Pascagempa

Warga Venezuela Desak Presiden Sementara Delcy Rodríguez Mundur Pascagempa

Rasisme Muslim di Jerman Melonjak, 4.096 Insiden Anti-Islam Tercatat pada 2025

Rasisme Muslim di Jerman Melonjak, 4.096 Insiden Anti-Islam Tercatat pada 2025

Gelombang Protes di Irlandia Berubah Jadi Kerusuhan Massal Setelah Provokasi Online

Gelombang Protes di Irlandia Berubah Jadi Kerusuhan Massal Setelah Provokasi Online

BAZNAS Riau Salurkan Rp197 Juta untuk 9 Pasien Rujukan yang Berobat ke Jakarta

BAZNAS Riau Salurkan Rp197 Juta untuk 9 Pasien Rujukan yang Berobat ke Jakarta

Pekanbaru Terkenal sebagai Kota Minyak dan Pusat Budaya Melayu?

Pekanbaru Terkenal sebagai Kota Minyak dan Pusat Budaya Melayu?

Next Post
Prof. Jimmi Copriady, M.Si resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Provinsi Riau periode 2025–2030.

Prof. Jimmi Copriady Resmi Pimpin DPW ADI Riau, Siap Dukung Program Satu Rumah Satu Sarjana

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.