BERTUAHPOS.COM — Banyak orang bertanya-tanya, Pekanbaru terkenal dengan kota apa sebenarnya? Ibu kota Provinsi Riau ini dikenal luas sebagai kota minyak sekaligus pusat budaya Melayu, dan cukup berpengaruh di Sumatra.
Pekanbaru merupakan salah satu sentra ekonomi terbesar di Pulau Sumatra dan termasuk kota dengan tingkat pertumbuhan, migrasi, dan urbanisasi yang tinggi. Dilansir dari Wikipedia, posisi strategis kota ini berada di jalur lintas timur Sumatra, sehingga menjadikan kota ini tumbuh jauh lebih pesat dibanding kota-kota besar lain di sekitarnya.
Nama “Pekanbaru” sendiri berasal dari kata “pekan” yang berarti pasar—merujuk pada berkembangnya pusat perdagangan di wilayah ini. Dalam sebuah artikel berjudul: Sejarah Kota Pekanbaru dan Aneka Destinasi Wisatanya (Kumparan, 2020), menyebutkan bahwa sejarah panjang itu membentuk karakter kota yang hingga kini tetap menempatkan perdagangan sebagai urat nadi perekonomiannya.
Kota ini resmi didirikan pada tanggal 23 Juni 1784 oleh Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazamsyah di bawah pemerintahan Sultan Yahya, dan tanggal tersebut hingga kini diperingati sebagai hari jadi Kota Pekanbaru. Warisan Kesultanan Siak Sri Indrapura inilah yang membentuk fondasi identitas Melayu kota ini sampai sekarang, sebagaimana ditulis dalam Pemko Pekanbaru dalam Profil Kota: Mengenal Kota Pekanbaru.
Pekanbaru terkenal dengan hasil produksi minyak, baik minyak bumi maupun minyak yang dihasilkan oleh kelapa sawit. Dua komoditas inilah yang selama puluhan tahun mendorong pertumbuhan ekonomi kota dan mengundang gelombang migrasi dari berbagai penjuru Indonesia.
Kota Pekanbaru mengusung visi sebagai pusat perdagangan dan jasa, pendidikan, serta pusat kebudayaan Melayu menuju masyarakat sejahtera yang berdasarkan iman dan takwa. Visi itu bukan sekadar slogan—Pekanbaru memang menjadi rujukan utama pelestarian seni dan adat Melayu di kawasan Asia Tenggara.
Pekanbaru juga merupakan kota multikultural yang dihuni oleh beragam etnis seperti Minangkabau, Melayu, Batak, Jawa, termasuk Tionghoa, yang hidup berdampingan. Keragaman ini justru memperkuat daya tarik kota, bukan melemahkannya.
Pekanbaru tidak hanya terkenal sebagai pusat bisnis, tetapi juga memiliki berbagai destinasi wisata menarik, baik yang bersifat sejarah, budaya, maupun alam. Masjid Agung An-Nur, Balai Adat Melayu Riau, hingga Museum Sang Nila Utama menjadi bukti nyata kekayaan warisan yang masih terawat.
Pekanbaru terkenal pula dengan makanan khasnya seperti mie sagu, gulai ikan patin, dan roti jala yang bisa dinikmati di berbagai rumah makan tradisional. Kuliner khas ini menjadi daya tarik tersendiri yang membedakan Pekanbaru dari kota-kota besar lainnya di Sumatra.
Jadi, jika kamu masih penasaran dengan jawaban atas pertanyaan Pekanbaru terkenal dengan kota apa? sudah jelas ya, kota ini bukan hanya kota minyak, melainkan kota perdagangan, pusat budaya Melayu, dan destinasi wisata yang terus berkembang. Dengan posisi simpul segitiga strategis antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia, Pekanbaru tumbuh menjadi kota modern sekaligus pusat perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan Melayu. []









