• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tumpukan Sampah di Pekanbaru, Kerja Pemko Dianggap Tak Becus, Itu Kesalahan DLHK 

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Januari 2021
108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Tumpukan sampah di Kota Pekanbaru terlihat di mana-mana. Kondisi ini menggambarkan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru tak becus dalam mengelola sampah kota.

Warga mengeluh, karena truk sampah tidak lagi datang mengangkut limbah rumah tangga itu. Salah satu lokasi yang hingga kini masih terlihat sampah-sampah menumpuk, di Jalan Thamrin, Sail, Pekanbaru. Sampah tertumpuk hingga bau busuk merebak.

Pemandangan yang sama juga bisa dilihat di beberapa tempat pembuangan sementara [TPS] seperti dijalan Jalan HR Soebrantas, Tampan, simpang lampu merah Tabek gadang, termasuk di beberapa tempat lainnya.

“Sekali lagi, Pemko Pekanbaru menunjukkan kalau mereka tidak becus hanya untuk mengelola sampah,” kata Ibrahim, warga yang terdampak langsung aroma busuk dari tumpukan sampah rumah tangga, yang tidak jauh dari kediamannya di Kecamatan Sail, Pekanbaru.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Agus Pramono mengakui ada keterlambatan pengangkutan sampah karena kontrak dengan dua pengelola angkutan sudah berakhir pada 31 desember 2020 lalu. 

PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah adalah perusahaan mitra mereka yang bertugas mengelola masalah ini. Mereka tidak lagi melakukan aktivitas seperti biasa karena secara tertulis kontrak untuk pekerjaan mereka telah selesai.

Agus menegaskan bahwa pihaknya sudah mengangkut satu persatu titik penumpukan sampah. Ia mengakui bahwa pengangkutan sampah terjadi keterlambatan dari jadwal semestinya.

Proses pengangkutan oleh truk sampah DLHK Kota Pekanbaru secara bergiliran. Mereka mengangkut sampah yang tumpukannya meresahkan masyarakat.

“Saya minta maaf kepada masyarakat [atas masalah penumpukan sampah]. Kami berupaya menjaga kebersihan seluruh kota, adanya keterlambatan karena keterbatasan armada,” katanya.

Agus menegaskan bahwa saat ini proses lelang sedang berlangsung di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Pekanbaru.  Ia berharap pemenang lelang angkutan sampah sudah terpilih pada Januari 2021 ini.

Namun belum ada pemenang lelang. Itulah alasannya mengapa sampah-sampah di kota ini menumpuk. “Kesalahan itu memang ada di DLHK,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Pasla menanggapi persoalan tumpukan sampah yang meresahkan masyarakat.

“Kesalahan itu memang ada di dinas (DLHK), karena mereka tau kontrak berakhir 31 Desember 2020. Seharusnya dari jauh hari sudah harus dilaksanakan dan ditentukan pemenang, sehingga tanggal 1 Januari 2021 pemenang lela harus sudah kerja,” ungkapnya.

Apa yang terjadi saat ini menjadi bukti kalau sistem pengelolaan sampah di Pemko Pekanbaru bermasalah. Andaikan proses lelang menemui kendala, DLHK seharusnya membuat adendum dengan perusahaan pengangkut sampah yang lama.

“Ini pengangkutan sampah kegiatan rutin, bayangkan 700-800 ton sampah perhari jika ditunda pengangkutannya sampai seminggu berapa ribu ton sampah. Kesalahan itu dinas tidak mengantisipasi dan ada kelalaian,” pungkasnya. (bpc2)

Tags: pekanbaru kota sampahpengelolaan sampahsampahtempat pembuangan sampahtumpukan sampah
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

BRK Syariah Hadirkan QRIS untuk Bayar Retribusi Sampah di Karimun
Finance

BRK Syariah Hadirkan QRIS untuk Bayar Retribusi Sampah di Karimun

...

Read moreDetails
Atasi 2.000 Ton Sampah, Riau Bangun PSEL Pekanbaru Raya di Kampar

Atasi 2.000 Ton Sampah, Riau Bangun PSEL Pekanbaru Raya di Kampar

Tekan Beban TPA, ASN di Pekanbaru Diwajibkan Pilah Sampah

Tekan Beban TPA, ASN di Pekanbaru Diwajibkan Pilah Sampah

Tumpukan Sampah Membanjiri Pekanbaru Pasca Libur Lebaran, Warga Resah dan Pemerintah Kewalahan

Ada Opsi Swakelola dalam Pengangkutan Sampah di Pekanbaru Jelang Lelang Rampung

Ada Opsi Swakelola dalam Pengangkutan Sampah di Pekanbaru Jelang Lelang Rampung

Denda Sampah Pekanbaru

Warga Bisa Didenda hingga Rp50 Juta, Berikut Isi Lengkap SE 77 Tahun 2024 soal Sampah di Pekanbaru

Next Post

Syamsuar Tampil Secara Virtual Setelah Dinyatakan Pulih dari Corona

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.