Penyekatan Laut di Meranti, Kapal Penumpang Stop Beroperasi

Jumat, 07 Mei 2021 10:56
Penyekatan Laut di Meranti, Kapal Penumpang Stop Beroperasi
Ilustrasi angkutan penumpang jalur laut.

BERTUAHPOS.COM, SELAT PANJANG — Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK mengungkapkan aktivitas pergerakan mudik penumpang jalur laut di perairan Kepulauan Meranti sejauh ini terpantau nihil di hari pertama pemberlakukan kebijakan larangan mudik oleh pemerintah.

“Dari giat ini kami menemukan ada 2 unit speedboat yang melintas, namun bukan angkut penumpang, tapi pekerja,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat, 7 Mei 2021.

Advertisement

Dia menambahkan, sejauh ini tak ada aktivitas masyarakat di area perairan yang melakukan mudik. Upaya patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah pelabuhan di daerah itu. Diantaranya pelabuhan Tanjung Harapan, Pelabuhan penyeberangan Semukut- Mekong, dan pelabuhan Buton.

“Kita ingin memastikan tidak ada aktivitas mudik lebaran seiring kebijakan peniadaan mudik yang diberlakukan pemerintah,” ujar Eko.

Baca: Pemerintah ‘Panggil’  Perusahaan yang Lahannya Rawan Karhutla, Minta Bantu Alat dan Tenaga

BACA JUGA:  Tuan Rumah MTQ Riau 2018 Belum Diputuskan, LPTQ Minta Kepastian Pemkab Meranti

Hasil patroli, di perairan Semukut terdapat speedboat DAVID 6 yang berangkat dari Sei Hiu menuju Selatpanjang dan membawa anggota PT SRL yang sedang melakukan perjalanan dinas, dan speedboat METRO 18 dari Teluk Belitung menuju Selatpanjang yang mengangkut pegawai Bank BRI yang sedang melakukan perjalanan dinas.

“Selama patroli berlangsung, tidak ditemukan kapal-kapal penumpang yang masih beroperasi dari Kabupaten Kepulauan Meranti menuju keluar daerah, maupun sebaliknya. Ini dikarenakan adanya larangan kapal untuk beroperasi mulai dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021,” sebut Eko. (bpc2)