• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Pangan Naik di Pekan Kedua Ramadan, Pemda Perlu Waspada Potensi Lonjakan Inflasi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
18 Maret 2025
Harga Pangan Naik di Pekan Kedua Ramadan, Pemda Perlu Waspada Potensi Lonjakan Inflasi

Harga Pangan Naik di Pekan Kedua Ramadan, Pemda Perlu Waspada Potensi Lonjakan Inflasi

105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Harga pangan terpantau naik pada pekan kedua Ramadan, atau pekan kedua Maret 2025. Kondisi ini sangat potensial menggerek inflasi ke pergerakan grafik lebih tinggi, sehingga daerah diminta untuk mewaspadai kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan pokok masyarakat.

Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) agar waspada terhadap lonjakan harga. Terutama, untuk sejumlah komoditas utama.

“Perlu diwaspadai terutama kenaikan harga cabai rawit, bawang merah, bawang putih, daging ayam ras, dan telur ayam ras,” ujar Tito, Selasa 18 Maret 2025, dalam rapat pengendalian inflasi secara virtual.

Dari data yang dipaparkannya, pekan pertama Maret 2025, cabai rawit mengalami kenaikan harga di 234 kabupaten/kota, cabai merah di 224 kabupaten/kota, dan bawang merah di 216 kabupaten/kota.

Kenaikan tersebut berlanjut di pekan kedua, dengan bawang merah mengalami lonjakan harga di 243 kabupaten/kota, cabai rawit di 230 kabupaten/kota, serta bawang putih di 208 kabupaten/kota.

Selain itu, harga daging ayam ras meningkat di 190 kabupaten/kota, telur ayam ras di 180 kabupaten/kota, dan cabai merah di 163 kabupaten/kota.

Tito menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, dan Kementerian Pertanian tengah melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan harga pangan.

Namun, dia juga meminta pemerintah daerah mengambil inisiatif dalam menekan laju kenaikan harga di wilayah masing-masing, mengingat situasi di tiap daerah berbeda.

“Setiap daerah memiliki komoditas yang berbeda dalam hal kenaikan harga. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang disesuaikan dengan kondisi di masing-masing wilayah,” tutupnya.

Dengan Ramadan yang masih berlangsung, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat menjaga stabilitas harga pangan demi menjaga daya beli masyarakat.***

Tags: Harga panganinflasiramadan
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi
Ekonomi

Defisit Transaksi Berjalan Tembus 3,3%, OJK: Sektor Keuangan Tetap Stabil

...

Read moreDetails
Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Target Inflasi 2026 Bisa Goyah akibat Harga Pangan Bergejolak

Target Inflasi 2026 Bisa Goyah akibat Harga Pangan Bergejolak

Proyeksi Bank Dunia soal Inflasi Indonesia, Termasuk Risiko Harga Minyak dan Rupiah

Proyeksi Bank Dunia soal Inflasi Indonesia, Termasuk Risiko Harga Minyak dan Rupiah

Next Post
Penyebab Defisit APBD Riau 2025 Dipertanyakan, Gubri Wahid Didesak Perbaiki Tata Kelola Pemprov Riau

Penyebab Defisit APBD Riau 2025 Dipertanyakan, Gubri Wahid Didesak Perbaiki Tata Kelola

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.