• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gubri dan BI Kick Off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan di Bengkalis

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 September 2023
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, BENGKALIS – Gubernur Riau Syamsuar bersama dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau Muhamad Nur, lakukan kick off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Desa Pambang Baru, Kecamatan Bantan, Bengkalis, Selasa, 26 September 2023.

Acara ini juga dihadiri oleh pejabat provinsi dan kabupaten setempat, serta instansi terkait lainnya. Namun, sebelum kick off GNPIP digelar, Syamsuar dan Muhamad Nur melakukan penanaman dan panen cabai rawit di lahan Kelompok Tani Milenial.

Penamaan dan panen cabai ini merupakan bagian dari gerakan nasional pengendalian inflasi pangan di Provinsi Riau. Serangkaian dengan acara tersebut, juga digelar operasi pasar murah, yang juga bagian dari upaya pengendalian inflasi di daerah ini.

Ketua Kelompok Tani Milenial, Abdul Razak mengatakan, kelompok tani ini menargetkan penanaman hingga 50 ribu pohon cabai, sebagai bentuk dukungan dari program ini.

Dia berharap, gerakan seperti ini tak cuma sebatas untuk mewujudkan lumbung pangan. “Tapi juga mampu menyediakan lapangan kerja baru bagi petani dan masyarakat setempat,” katanya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau, Muhamad Nur mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya dalam pengendalian inflasi, yang dilakukan secara kolaborasi antara pusat, daerah dan BI, serta beberapa lembaga negara lainnya.

“Karena kita semua menyadari bahwa pengendalian inflasi adalah satu hal yang sangat penting untuk menjadi perhatian bersama,” tuturnya.

Nur menyebut, upaya ini bertujuan tak lain untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Sebab, jika inflasi tidak terkendali tentu akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama bagian masyarakat berpenghasilan tidak tetap.

Dia menambahkan, beberapa kendala yang dihadapi Riau dalam upaya pengendalian inflasi, karena karakteristik Riau yang tak unggul dalam hal pangan.

“Di satu sisi Riau memang unggul di sektor lain, namun di sektor tanaman pangan, Riau masih belum unggul dari daerah lain di sekitarnya. Sehingga Riau masih sangat membutuhkan dukungan dari daerah lain di sekitarnya,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar berharap besar dengan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan dapat mengubah perilaku masyarakat yang tadinya konsumtif menjadi produktif.

Menurutnya, pada prinsipnya membangun lumbung pangan juga harus berpijak pada komitmen bersama. Dengan kata lain, setiap masyarakat diharapkan peran penting dalam pengembangan sektor pangan, terutama untuk daerahnya.

“Kami berharap, kegiatan seperti ini tidak cuma habis di acara saja, tapi harus ditindaklanjuti ke depannya. Jika dalam perjalanannya mengalami kendala, maka koordinasi dengan lembaga terkait di daerah masing-masing,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Syamsuar menekankan bahwa Pemda setempat kiranya dapat bergerak lebih cepat untuk mendorong dan membantu dalam hal penyelesaian setiap kendala yang dihadapi petani.

“Saya menekankan Pemda harus bergerak aktif untuk untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari awal hingga membantu untuk pemasarannya. Saya berharap kerja kolaborasi seperti ini terus dijaga dan semoga apa yang dilakukan membuahkan hasil sesuai dengan harapan kita bersama,” ujarnya.***

Tags: bank IndonesiaGNPIP
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekonomi syariah
Ekonomi

Ekonomi Syariah Indonesia Bidik Posisi 3 Besar Dunia

...

Read moreDetails
Tensi AS-Iran Memanas, Rupiah Terkoreksi Tajam Dekati Level Rp17.000

Mengapa BI Turunkan Batas Beli Dolar AS?

Bank Indonesia Bongkar Modus Penipuan Digital Berkedok Bank dan Kurir

Bank Indonesia Bongkar Modus Penipuan Digital Berkedok Bank dan Kurir

BI Ingatkan Kemudahan Transaksi Keuangan Perlu Diimbangi dengan Perlindungan Konsumen

BI Ingatkan Kemudahan Transaksi Keuangan Perlu Diimbangi dengan Perlindungan Konsumen

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.908 per Dolar AS di Awal Pasar

Rupiah Menguat Berkat Intervensi BI Jelang Keputusan RDG

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Melemah ke Rp17.791 Imbas Tensi Timur Tengah, Ini Upaya BI

Next Post
Bukan Hanya Taktik, Ini yang Dimanfaatkan Semen Padang untuk Kalahkan PSPS

Bukan Hanya Taktik, Ini yang Dimanfaatkan Semen Padang untuk Kalahkan PSPS

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.