• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Demo Serentak 8 Oktober: Cabut Omnibuslaw

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
8 Oktober 2020
126
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Aksi demonstrasi serentak yang dilaksanakan pada hari ini, Kamis, 8 Oktober 2020, mendesak pemerintah untuk mencabut UU Omnibuslaw, atau UU Cipta Kerja.

UU ini dianggap akan menyengsarakan rakyat, khususnya para buruh, karena hak-hak mereka dianggap tidak dilindungi. “Proses sidang yang tertutup, pembentukannya tertutup, membuat akses publik sulit memberikan pendapat,” kata Rohmad saat dihubungi Bertuahpos.com, Kamis, 8 Oktober 2020. 

“Sidang pengesahan RUU Cipta Kerja ini bermasalah baik dari segi proses, metode, dan substansinya. Dokumennya pun ada setelah disahkannya RUU ini. Omnibuslaw harus dicabut,” kata Plt Presiden Mahasiswa Universitas Abdurrab Rohmad Basuki.

Disahkannya RUU Cipta Kerja banyak menuai kontroversi di kalangan masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak seharusnya meneruskan pembahasan UU ini hingga diketok palu pengesahan, sedangkan rakyat Indonesia tengah bergotong royong untuk menghadapi pandemi Covid-19.  

“Dengan perancangan yang tertutup ini, rawan dimasuki oleh segelintir pihak demi kepentingan pribadi,” tambahnya.

Rohmad menjelaskan hak yang ingin mereka tuntut saat demonstrasi yaitu mencabut Omnibuslaw. Dia mengharapkan DPR menerima niat baik mereka dan bersedia untuk mengadakan sidang paripurna dengan aliansi mahasiswa Riau. 

“Kalau bisa dan diberikan kesempatan untuk masuk dan paripurna, kami ingin menyuarakan hak-hak rakyat,” ujarnya.

Rohmad juga menyarankan Pemerintah dan DPR lebih mengutamakan kepentingan rakyat dan menerima masukan dari rakyat untuk kepentingan bersama dan bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. (mg5)

Tags: cabut omnibuslawdemo serentakUu Cipta kerja
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Hari Buruh, Penolakan Terhadap Omnibus Law Tetap Jadi Pilihan Utama Kaum Buruh
Nasional

Hari Buruh, Penolakan Terhadap Omnibus Law Tetap Jadi Pilihan Utama Kaum Buruh

...

Read moreDetails

WALHI Riau Publikasikan Investigasi Pasal di UU Cipta Kerja: Korbankan Kawasan Hutan, Praktik Buruk Korporasi Sawit pun Melenggang

DMO dan DPO

Riau Harap PAD Sawit dari UU HKPD & UU Cipta Kerja

PKS Kembali Layangkan Kritik ke MK Soal UU Cipta Kerja

Harga pupuk naik, Lahan sawit ilegal, perusahaan sawit

‘Hilang Arah’ Status Satgas Lahan Riau 

2 UU yang Paling Banyak Digugat ke MK

Next Post
Branch Manager Tol Pekanbaru-Dumai. (Melba/Bertuahpos)

HK: Kami Tak Bisa Menindak Mereka yang Tak Patuh Pada Protokol Kesehatan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.