COVID-19 di Riau Meningkat, Diskes: Layani atau tidak, Tenaga Medis Wajib Pakai APD

Senin, 03 Agustus 2020 10:20
COVID-19 di Riau Meningkat, Diskes: Layani atau tidak, Tenaga Medis Wajib Pakai APD
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir – Foto: Melba / Bertuahpos.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Tingginya angka kasus terkonfimasi positif COVID-19 di Riau belakangan ini, menandakan bahwa wabah ini belum usai.

Kasus terkonfirmasi tidak hanya terjadi pada warga biasa di Riau, tapi juga tenaga medis. Tercatat sudah lebih 60 tenaga medis di Riau masuk dalam daftar mereka yang terinfeksi coronavirus.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau ada beberapa faktor penyebab kenapa tenaga medis diminta lebih disiplin dalam mengenakan alat pelindung diri. Diantaranya, adalah ketidakpastian terhadap setiap pasien yang datang ke rumah sakit. Apakah mereka benar-benar terbesar dari corona atau malah orang tanpa gejala atau OTG.

Advertisement

“Kami menekankan tenaga kesehatan wajib disiplin mengenakan APD, baik mereka yang langsung melakuka menanganan terhadap pasien positif atau tidak. Protokol kesehatan menjadi hal yang mutlak bagi mereka,” ungkapnya.

Hingga saat ini tercatat sudah 64 tenaga kesehatan di Riau terpapar coronavirus. Para tenaga kesehatan yang terkonfimasi itu tersebar di 10 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Mereka membidangi berbagai profesi, seperti perawat, dokter, tenaga administrasi, supir ambulance, hingga cleaning service.

Baca: Riau Kesulitan Jalankan PSBB Provinsi Karena Sumut Tak Berlakukan Kebijakan Sama

Kata Mimi, hal ini mendakan bahwa siapapun berpotensi terpapar virus. Artinya bukan hanya para tenaga medis yang berinteraksi langsung dengan pasien positif, tapi juga mereka bekerja di luar urusan itu. “Yang terdata oleh kami, tenaga kesehatan ini bekerja di 23 fasilitas pelayanan kesehatan di Riau. Tentu ini menjadi perhatian kita,” ungkapnya.¬†(bpc2)