• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Termasuk di Riau, BPS Wanti-wanti Lonjakan Inflasi Jelang Nataru

BPS memperingatkan potensi lonjakan inflasi jelang Natal dan Tahun Baru akibat naiknya permintaan, terutama pada komoditas pangan strategis.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Desember 2025
Termasuk di Riau, BPS Wanti-wanti Lonjakan Inflasi Jelang Nataru

Pedagang cabai di pasar tradisional | Foto: Ilustrasi / Dok. Bertuahpos.

152
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk mewaspadai potensi lonjakan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru atau Nataru. Lonjakan inflasi sangat mungkin terjadi setelah berkaca pada grafik histori pergerakan inflasi, termasuk di Provinsi Riau.

BPS mencatat, secara historis tekanan inflasi pada bulan Desember cenderung meningkat seiring melonjaknya permintaan masyarakat, khususnya pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Kata Direktur Statistik Harga BPS Windhiarso Ponco Adi, kenaikan harga terjadi hampir setiap tahun saat momen Nataru akibat meningkatnya konsumsi rumah tangga.

“Secara historis, pada bulan Desember tekanan inflasi biasanya menguat, didorong adanya momen HBKN Natal dan Tahun Baru,” ujar Windhiarso dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar secara daring pada 22 Desember 2025.

Berdasarkan data historis periode 2021 hingga 2024, kelompok makanan, minuman, dan tembakau selalu mengalami inflasi pada bulan Desember. Inflasi tertinggi tercatat pada Desember 2021 yang mencapai 1,61% dengan andil inflasi sebesar 0,41%. Pada periode tersebut, komoditas cabai rawit menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 0,11%.

Selain cabai rawit, sejumlah komoditas yang kerap memberikan andil inflasi pada Desember antara lain telur ayam ras, cabai merah, daging ayam ras, beras, dan tomat.

Windhiarso menilai kondisi inflasi pada November 2025 menjadi sinyal kewaspadaan. Pasalnya, tren historis menunjukkan tekanan inflasi berpotensi kembali meningkat pada Desember. “Itu semacam peringatan dini karena secara historis tekanan harga terus menguat dan cenderung meningkat di bulan Desember,” katanya.

BPS juga mencatat pada minggu ketiga Desember 2025, sebanyak 37 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH). Hanya satu provinsi yang mencatatkan penurunan IPH dibandingkan bulan sebelumnya.

Komoditas utama penyumbang kenaikan IPH di sebagian besar provinsi tersebut antara lain cabai rawit, daging ayam ras, cabai merah, dan bawang merah.

Meluasnya wilayah yang mengalami kenaikan IPH menunjukkan tekanan harga yang semakin kuat menjelang akhir tahun, sehingga membutuhkan langkah antisipatif dari pemerintah daerah dan instansi terkait.***

Tags: bahan panganinflasinataru
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi
Ekonomi

Defisit Transaksi Berjalan Tembus 3,3%, OJK: Sektor Keuangan Tetap Stabil

...

Read moreDetails
Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

Proyeksi Inflasi 2026 Capai 3,13%, El Nino Godzilla Jadi Risiko Terbesar

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Lakukan Gerakan Taman 100 Ribu Cabai

Target Inflasi 2026 Bisa Goyah akibat Harga Pangan Bergejolak

Target Inflasi 2026 Bisa Goyah akibat Harga Pangan Bergejolak

Proyeksi Bank Dunia soal Inflasi Indonesia, Termasuk Risiko Harga Minyak dan Rupiah

Proyeksi Bank Dunia soal Inflasi Indonesia, Termasuk Risiko Harga Minyak dan Rupiah

Next Post
Transaksi QRIS di Riau Tumbuh 106,92% hingga Oktober 2025, Simak Penjelasannya

Transaksi QRIS di Riau Tumbuh 106,92% hingga Oktober 2025, Simak Penjelasannya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.