Jokowi Akan Disalahkan Jika Tidak Karantina Wilayah

Minggu, 29 Maret 2020 15:27
Jokowi Akan Disalahkan Jika Tidak Karantina Wilayah

BERTUAHPOS.COM – Presiden Joko Widodo masih punya waktu untuk mempertimbangkan kebijakan karantina wilayah di tengah wabah Corona yang terus meluas. Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyarankan agar  Jokowi mengambil langkah itu. Seruan ini disampaikan Denny melalui serial memenya.

Denny mengatakan, karantina wilayah merupakan cara agar virus corona tidak makin menyebar ke berbagai daerah. Terlebih, akan ada arus mudik menjelang puasa dan Lebaran.

Advertisement

“Indonesia tak mengenal istilah lockdown. Tapi, Indonesia mempunyai konsepnya sendiri: karantina wilayah. Itu diatur dalam UU 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan,” kata Denny seperti dikutip Republika.co.id.

Masalahnya karantina wilayah itu, menurut Denny, merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun, kini daerah mulai banyak mengambil inisiatif sendiri untuk melindungi wilayahnya, seperti Solo,  Bali, Tegal, Papua, dan Maluku.

Baca: Gempa Besar 6,9 Magnitudo Guncang Sulut Malam Ini

Menurut dia, langkah pemda ini sebenarnya tak sesuai aturan. Namun, persepsi publik memihak mereka. Pemda itu dianggap peduli.

“Jika Jokowi terlambat bertindak menerapkan karantina wilayah dan penyebaran virus corona memburuk, sejarah akan menyalahkan Jokowi,” kata Denny.

Menurut Denny, yang penting harus ada aturan bahwa arus uang dan barang tetap lancar. Denny bahkan menyarankan Jokowi jangan berhenti di tingkat imbauan. Namun, pemerintah harus juga membuat aturan yang memberikan sanksi hukuman fisik atau denda.

Pada era sekarang, menurut Denny, publik akan mengerti. Kesehatan bersama berada di atas kebebasan. “Tak apa kebebasan dibatasi sementara karena penyebaran virus dan nyawa manusia sebagai risiko,” kata Denny. 

Masyarakat sipil dan pengusaha, dia menambahkan, pada era pandemik ini juga sangat ditunggu peran sertanya. Pandemik terlalu besar jika hanya diserahkan kepada pemerintah. (bpc3)

Berita Terkini

Selasa, 19 Januari 2021 22:31

Kata Bos WhatsApp: Kami Sadar Pengguna Bingung dengan Kebijakan Privasi

#WhatsApp #KebijakanPrivasi #teknologi

Selasa, 19 Januari 2021 21:30

Pukul 16.00-18.00 WIB, Jalan Patimura Hingga Ronggowarsito Sudah Diberlakukan Satu Arah

#Rekayasa #LaluLintas #regional

Selasa, 19 Januari 2021 20:30

Investasi BPJS Ketenagakerjaan Diduga Ada Penyimpangan

#BPJS #Ketenagakerjaan #finance

Selasa, 19 Januari 2021 19:10

GPMB Desak Kejati Periksa Gubernur Riau Syamsuar

#Kejati #DugaanKorupsi #GubernurRiau

Selasa, 19 Januari 2021 18:37

My Telkomsel Eror, Jadi Tranding di Twitter

#MyTelkomsel #teknologi #viral

Selasa, 19 Januari 2021 16:01

PSSI: Kami Berkomitmen dan Serius Terhadap Timnas Wanita

#TIMNAS #WANITA

Selasa, 19 Januari 2021 14:32

Tangkis Serangan China, Militer Taiwan Latihan Tempur Skala Besar

#internasional #militer #taiwan #china