• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 24, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kisruh Defisit Anggaran Pemprov Riau, Pengamat: Perlu Satu Sumber Data yang Valid

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Maret 2025
Kisruh Defisit Anggaran Pemprov Riau, Pengamat: Perlu Satu Sumber Data yang Valid

Pengamat Kebijakan Anggaran, Triono Hadi | Foto: Dok. Pribadi.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Simpang siur soal defisit anggaran Riau 2025 kian menjadi sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya, seperti yang diungkapkan oleh pengamat kebijakan anggaran, Triono Hadi, kepada Bertuahpos, Selasa, 25 Maret 2025.

Dia menilai, perbedaan pernyataan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Riau menunjukkan lemahnya koordinasi, dan absennya satu sumber data resmi yang dijadikan sebagai acuan bersama untuk menyampaikan informasi ke publik.

“Efeknya, fatal. Ini menandakan tidak ada mekanisme koordinasi yang baik antara Gubernur dan Wakil Gubernur. Harusnya ada satu sumber data yang jelas dan valid, dikomunikasikan bersama, baru disampaikan ke publik,” ujar Triono.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA:

  • Pj Sekda Riau Jelaskan Defisit APBD 2025: Yang Disampaikan Pak Wagub Benar!
  • Wagub Riau Luruskan Isu Defisit Rp2,2 Triliun, Faktanya Hanya Rp132 Miliar

Menurutnya, pernyataan Gubernur Riau, Abdul Wahid, soal defisit Rp2,2 triliun untuk anggaran 2024 mungkin memang benar adanya. Defisit tersebut berasal dari berbagai pos anggaran; mulai dari belanja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), belanja pegawai, belanja bagi hasil, hingga tunggakan pajak.

“Ini tentu membuat Gubernur merasa terganggu dalam menjalankan program dan janji kampanyenya di tahun 2025 — tahun pertama masa kepemimpinannya. Wajar saja kalau ada janji yang tidak akan bisa ditepati karena beban anggaran masa lalu,” jelas mantan Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau itu.

Kendati demikian, terkait pernyataan Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang menyampaikan informasi soal defisit anggaran tahun 2025 — yang sudah mengalami penyesuaian — juga sangat dinanti-nanti publik.

Triono menyebut, apa yang dijelaskan Hariyanto adalah hal itu wajar, sebagai bentuk penataan anggaran (penyesuaian). Sebab jika tidak dilakukan penyesuaian, maka berbagai kewajiban seperti pembayaran proyek tahun 2024 dan penyaluran dana bagi hasil ke kabupaten/kota, akan tertunda.

“Penyesuaian itu adalah bentuk komitmen untuk membereskan kekacauan anggaran 2024 agar tidak berlarut-larut di tahun 2025,” tambahnya.

Namun, Triono menilai, seharusnya masalah seperti ini tidak perlu terjadi. Menurutnya, persoalan ini lebih kepada tata kelola birokrasi. Di era sistem keuangan berbasis digital yang bisa dicek  secara real time, komunikasi fiskal tidak seharusnya menimbulkan selisih (perbedaan) data dan pernyataan.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA:

  • Penyebab Defisit APBD Riau 2025 Dipertanyakan, Gubri Wahid Didesak Perbaiki Tata Kelola
  • Gubri Abdul Wahid Mengaku Terbebani dengan Tunda Bayar Rp2,2 Triliun, Anggota Banggar DPRD Riau: Jangan Dipelintir

Triono juga menyayangkan minimnya penjelasan detil soal defisit APBD yang disampaikan Wahid. Justru, penjelasan secara detil disampaikan oleh SF Hariyanto.

“Harusnya bukan tugas Wakil Gubernur untuk mengumumkan angka-angka detail. Itu seharusnya menjadi domain birokrat, seperti Bapenda, BPKAD, Bappeda, dan Sekda,” tegasnya.

Triono pun mengkhawatirkan adanya “sekte-sekte” di dalam birokrasi Pemerintah Provinsi Riaun saat ini, dan masa akan datang.

“Saya khawatir, ada kelompok birokrasi yang berjalan di jalur Gubernur, ada juga yang di jalur Wakil Gubernur. Kalau benar terjadi, ini akan sangat mengganggu jalannya pemerintahan,” tutup Triono.***

Tags: AnggaranAPBDdefisitriau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya
Lingkungan

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

...

Read moreDetails
Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Next Post
Harga Emas Pegadaian (25 Maret 2025): Antam 1 Gram Rp1.810.000

Harga Emas Pegadaian (25 Maret 2025): Antam 1 Gram Rp1.810.000

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.