• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Fadli Zon: Pembantaian Orang Minang Dalam PRRI Sulit Dilupakan

Romi J. by Romi J.
6 September 2020
Orang Minang
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketua Umum Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM), Fadli Zon mengatakan pembantaian terhadap orang Minang sulit dilupakan.

Menurut dia, pembantaian terhadap orang Minang dalam peristiwa PRRI hingga kini menjadi sejarah kelam yang sulit dilupakan.

“Padahal PRRI berangkat dr kritik thd Pusat yg kurang perhatikan daerah n kecenderungan Pemerintah Pusat ketika itu terlalu dipengaruhi PKI,” tulis Fadli Zon di akun twitternya, @fadlizon, Minggu 6 September 2020.

Pembantaian thd org Minang dlm Peristiwa PRRI hingga kini masih menjadi sejarah kelam yg sulit dilupakan. Padahal PRRI berangkat dr kritik thd Pusat yg kurang perhatikan daerah n kecenderungan Pemerintah Pusat ketika itu terlalu dipengaruhi PKI. https://t.co/NVS4xNlJlc

— FADLI ZON (Youtube: Fadli Zon Official) (@fadlizon) September 6, 2020

Lalu, benarkah PRRI bukanlah sebuah pemberontakan?

Seorang sejarawan Sumatera Barat, Dr. Novriyasman menegaskan bahwa PRRI adalah sebuah pemberontakan.

“Ya itu pemberontakan. Bagaimana tidak pemberontakan, ada orang yang mengancam pemerintah pusat untuk mundur dengan waktu 2×24 jam. Apalagi kalau bukan pemberontakan?” jelas Novriyasman.

Hanya saja, Novriyasman menegaskan bahwa PRRI masih menggunakan bendera dan nama Indonesia. Dengan demikian, gerakan ini bukanlah gerakan separatis yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.

“Makanya, dalam suatu penelitian, saya menuliskan bahwa PRRI hanyalah gaduh di Sumatera Barat. Kenapa gaduh? Ya karena hebohnya sebentar, nanti baik lagi,” tutupnya. (bpc4)

Tags: MinangPemberontakanPRRI
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Sejarah Kemenag: Diusulkan Tokoh Minang, Didukung Masyumi, Pejabat Pertama Muhammadiyah

...

Read moreDetails
Jual makanan dan pakaian

Bela Warga Minang, Fadli Zon Tolak Pajak Sembako

Benarkah PRRI Sebuah Pemberontakan?

Catatan Sejarah 15 Februari: Pemberontakan PRRI di Sumatera Barat

Catatan Sejarah 14 Februari: Pemberontakan PETA di Blitar

Pemberontaka PKI di Madiun

Catatan Sejarah 18 September: Pemberontakan PKI di Madiun

Next Post

Tingkat Okupansi Pesonna Hotel Pekanbaru Mulai Pulih Selama New Normal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.