• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

BNPB: Kerugian Gempa Lombok Diperkirakan Rp 7,7 Triliun

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Agustus 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa perkiraan kerugian akibat gempa Lombok adalah Rp 7,7 triliun. Selain itu, tercatat sebanyak 431.416 orang mengungsi, 74.361 rumah rusak, dan korban meninggal dunia 506 orang.

“Diperkirakan kerugian dan kerusakan akibat gempa ini adalah Rp7,7 triliun,” jelas Sutopo, sebagaimana dikutipo dari situs resmi BNPB, www.bnpb.go.id, Selasa 21 Agustus 2018.

Untuk merehabilitasi dan memperbaiki kerusakan ini, Sutopo mengatakan pemerintah akan mengucurkan dana cadangan penanggulangan bencana sebanyak Rp 4 triliun. Kekurangannya akan ditambah oleh pemerintah pusat dan akan segera dibahas bersama DPR RI.

Sementara itu, Presiden Indonesia Joko Widodo akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) untuk penanganan gempa Lombok. Inpres dinilai lebih cepat dan efektif, karena bisa langsung dilaksanakan tanpa memerlukan aturan tambahan lain.

Isi Inpres ini sendiri disebutkan menugaskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan BNPB untuk menanggulangi dampak gempa di lapangan. Tugas 2 intansi ini akan dibantu oleh TNI dan Polri.

“Lebih cepat dan lebih efektif jika memakai Inpres. Bisa langsung dilaksanakan. Kalau misalnya Peraturan Pemerintah (PP), lama. PP itu masih memerlukan Peraturan Menteri (Permen) jika ingin dilaksanakan. Jadi, Inpres akan diterbitkan, dan mudah-mudahan hari ini sudah sampai ke meja presiden,” terang Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. (bpc2)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

148 Hotspot di Sumatera, Riau Masih yang Terbanyak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.