• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 September 2026
Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?
148
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Malone Lam, pria 22 tahun asal Singapura, mengaku bersalah atas konspirasi pemerasan di Amerika Serikat.

Ia dan komplotannya mencuri bitcoin senilai USD245 juta, lalu menggunakan uang itu untuk gaya hidup mewah. Berfoya-foya.

Pengakuan tersebut disampaikan pada Selasa, 8 September 2026.

Kasus ini disebut sebagai salah satu pencurian mata uang kripto terbesar yang pernah ditangani otoritas AS.

Jaksa AS Jeanine Pirro menyatakan pihaknya tidak akan membiarkan jaringan kejahatan siber beroperasi tanpa konsekuensi.

“Jika Anda membangun kerajaan kejahatan siber, kami akan menemukan Anda, membongkar operasi Anda, dan meminta pertanggungjawaban Anda,” ujar Pirro, dilansir dari BBC.

Pirro menambahkan bahwa Lam memimpin jaringan internasional. Jaringan itu disebut memangsa korban melalui penipuan, melanggar privasi, dan mencuri kripto senilai ratusan juta dolar.

“Terdakwa ini memimpin jaringan internasional yang memangsa korban melalui penipuan, melanggar privasi mereka, dan mencuri mata uang kripto senilai ratusan juta dolar,” katanya.

Menurut dokumen pengadilan, konspirasi ini dimulai paling lambat Oktober 2023. Aktivitas kejahatan berlanjut setidaknya sampai Mei 2025.

Para anggota sindikat berasal dari sejumlah wilayah, termasuk California, Connecticut, New York, Florida, dan luar AS. Mereka menjalin komunikasi melalui platform permainan daring.

DOJ menyebut Lam menggunakan nama samaran Anne Hathaway, $$$, dan King Greavy. Dalam sindikat itu, ia berperan mengidentifikasi korban dan mengatur pembagian tugas.

Modus mereka cukup beragam. DOJ mengungkap bahwa para pelaku menipu korban agar memberikan informasi rahasia, dan dalam beberapa kasus membobol rumah demi memperoleh data.

Data tersebut kemudian dipakai untuk menguras dompet mata uang kripto milik korban. Hasilnya, mereka meraup aset digital bernilai ratusan juta dolar.

Uang curian itu tidak disimpan diam. DOJ mencatat Lam dan rekan-rekannya menggelontorkan hingga USD500.000 hanya untuk sekali kunjungan ke kelab malam.

Mereka juga membeli mobil mewah eksotis dengan harga antara USD100.000 hingga USD3,8 juta. Pembelian itu menjadi bagian dari pola hidup konsumtif yang didanai kejahatan.

DOJ mengungkap pembelian lain, seperti jam tangan mewah hingga USD500.000 dan pakaian mewah bernilai puluhan ribu dolar. Ada pula penyewaan rumah di Los Angeles, Hamptons, dan Miami.

Dana curian juga dipakai untuk menyewa jet pribadi dan membayar tim keamanan pribadi. Bahkan, tas Hermes Birkin bernilai puluhan ribu dolar dibeli lalu dilempar ke kerumunan di pesta kelab malam.

Lam menghadapi ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Hakim Distrik AS Colleen Kollar-Kotelly belum menetapkan jadwal sidang pembacaan vonis.

Tags: Amerika serikatbitcoinDOJGaya Hidup MewahJeanine PirroKejahatan SiberMalone LamPencurian Kripto
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Penipuan Online Rugikan Masyarakat Rp9,1 Triliun, Ini Modus yang Mendominasi
Teknologi

Penipuan Online Rugikan Masyarakat Rp9,1 Triliun, Ini Modus yang Mendominasi

...

Read moreDetails
Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Mata Uang Kripto, cuci uang

Harga Bitcoin Anjlok, Strategy Tertekan Kewajiban Dividen Rp1,2 Miliar

Negosiasi Perang AS-Iran Belum Tuntas, Trump: Blokade Selat Hormuz Tetap Berlaku

Negosiasi Perang AS-Iran Belum Tuntas, Trump: Blokade Selat Hormuz Tetap Berlaku

Dampak Konflik Timur Tengah: Indeks Harga Pangan Dunia Melonjak

Dampak Konflik Timur Tengah, Indeks Harga Pangan Dunia Melonjak

Next Post
Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Berbekal Chip A20 Pro

Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Berbekal Chip A20 Pro

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.