• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Negosiasi Perang AS-Iran Belum Tuntas, Trump: Blokade Selat Hormuz Tetap Berlaku

Reni by Reni
25 Mei 2026
Negosiasi Perang AS-Iran Belum Tuntas, Trump: Blokade Selat Hormuz Tetap Berlaku

Foto: Ilustrasi / Bertuahpos.

145
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Perang AS-Iran yang telah berlangsung selama tiga bulan belum menemukan titik terang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal Iran di Selat Hormuz akan tetap berlaku sepenuhnya sampai kesepakatan tercapai, disahkan, dan ditandatangani.

Hal ini disampaikan oleh Presiden AS, Donald Trump di media sosial Truth, sebagaimana dikutip Bertuahpos, Senin, 25 Mei 2026. “Kedua belah pihak harus meluangkan waktu dan melakukannya dengan benar,” tulisnya.

Trump meredam harapan akan terobosan segera setelah sehari sebelumnya ia menyebut Washington dan Iran telah “sebagian besar menegosiasikan” nota kesepahaman tentang kesepakatan damai yang akan membuka kembali Selat Hormuz. Selat ini, sebelum konflik perang AS-Iran pecah, mengangkut seperlima pengiriman minyak dan gas alam cair global.

Kantor berita Tasnim yang terkait dengan Garda Revolusi Iran menyebut AS masih menghalangi beberapa bagian dari kesepakatan potensial, termasuk tuntutan Teheran untuk pencairan dana yang dibekukan.

Dilansir dari The Japan Times, kedua pihak masih berselisih pada sejumlah isu krusial dalam negosiasi perang AS-Iran ini, meliputi ambisi nuklir Iran, perang Israel di Lebanon dengan milisi Hizbullah yang didukung Iran, serta tuntutan Teheran untuk pencabutan sanksi dan pencairan puluhan miliar dolar pendapatan minyak Iran yang dibekukan di bank-bank asing.

Seorang pejabat senior pemerintahan Trump menyebut kesepakatan tidak akan ditandatangani dalam waktu dekat karena sistem Iran dinilai tidak bergerak cukup cepat.

Pejabat tersebut yang berbicara dengan syarat anonim mengungkapkan bahwa Iran telah setuju “pada prinsipnya” untuk membuka Selat Hormuz sebagai imbalan atas pencabutan blokade angkatan laut AS, sekaligus bersedia membuang uranium yang sangat diperkaya milik Teheran.

Ia juga menyebut AS memahami bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, telah mendukung garis besar kesepakatan tersebut, meski tidak ada konfirmasi langsung dari pihak Iran.

Pejabat AS itu menambahkan bahwa langkah pertama yang dibayangkan Washington adalah membuka kembali selat dan mencabut blokade angkatan laut, sementara negosiasi detail langkah-langkah nuklir akan membutuhkan waktu lebih lama.

Seorang pejabat senior administrasi lainnya menyebutkan kerangka kerja yang diusulkan akan memberi para negosiator waktu 60 hari untuk mencapai kesepakatan akhir.

Sumber-sumber Iran menyebut pada tahap selanjutnya dapat ditemukan formula yang layak untuk menyelesaikan perselisihan soal persediaan uranium yang sangat diperkaya, termasuk pengenceran material tersebut di bawah pengawasan badan pengawas nuklir PBB.

Iran sendiri telah lama membantah tuduhan AS dan Israel bahwa mereka sedang mengejar senjata nuklir, dan menegaskan hak mereka memperkaya uranium untuk tujuan sipil meski kemurnian yang dicapai jauh melampaui kebutuhan pembangkit listrik.

Di tengah dinamika negosiasi perang AS-Iran ini, Trump yang peringkat popularitasnya terpukul akibat dampak konflik terhadap harga energi domestik juga menghadapi kritik dari berbagai arah.

Mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan sejumlah anggota parlemen Demokrat menilai kesepakatan yang tengah dirancang hanya menawarkan sedikit hal berbeda dibanding perjanjian nuklir Iran tahun 2015 yang pernah ditarik Trump sendiri di masa jabatan pertamanya.

Senator Demokrat Chris Van Hollen dari Komite Hubungan Luar Negeri Senat menyebut garis besar kesepakatan yang dilaporkan itu tidak lebih dari sekadar mengembalikan kondisi ke “status quo sebelum perang”. “Saya pikir ini adalah sebuah kesalahan — ketika Anda menggali lubang, Anda harus berhenti menggali, dan sepertinya itulah yang akhirnya kita lakukan,” ujarnya di program Fox News Sunday.

Tags: Amerika serikatInternasionalIran
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Reni

Reni

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar
Ekonomi

Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

...

Read moreDetails
Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?

Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Next Post
Cegah Pemalsuan Umur di Media Sosial, Registrasi Akun Wajib Pakai Nomor HP

Cegah Pemalsuan Umur di Media Sosial, Registrasi Akun Wajib Pakai Nomor HP

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.