Catatan Sejarah 29 Maret: Kelahiran Alan Budi Kusuma, Peraih Emas Olimpiade

Minggu, 29 Maret 2020 10:34

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Alan Budi Kusuma sempat dikucilkan lewat media. Melalui artikel koran, Alan disebut atlet tanpa prestasi.

Tahun 1990-an, Alan memang sudah dikenal sebagai pemain bulutangkis ternama di tanah air. Namun, belum ada prestasi mentereng yang bisa dia raih. Pada 1992, Alan bahkan keok di tangan pebulutangkis Foo Kok Keong saat membela Indonesia di Piala Thomas.

Alan yang lahir pada 29 Maret 1968 tidak menyerah. Walau banyak celaan, dia tetap melangkah maju.

Hasilnya, pada tahun 1992, Alan berhasil mendapatkan medali emas Olimpiade Barcelona untuk Indonesia. Di final, Alan berhasil mengalahkan sesama atlet Indonesia, Ardy B. Wiranata.

Baca: Inilah Afdhal, Pengusaha Muda yang Sukses Merintis Bisnis Konveksi di Pekanbaru Tanpa Modal

Kemenangan ini membuat nama Alan melambung. Dia yang sebelumnya tak difavoritkan, tiba-tiba mendapatkan medali emas olimpiade.

Sang pacar, Susi Susanti juga mendapatkan medali emas setelah mengalahkan pebulutangkis Korea Selatan, Bang Soo-Hyun. Berdua, mereka dijuluki ‘Pengantin Olimpiade’.

Setelahnya, karir Alan terus melonjak. Tahun 1996, Alan berhasil membawa Indonesia menjuarai Piala Thomas.

Alan pensiun pada tahun 1997, dan menikah dengan Susi Susanti. Namun, kecintaannya terhadap bulutangkis tak hilang. Ini dibuktikan Alan dengan mendirikan perusahaan raket dengan merk Astec (Alan-Susi Technology). (bpc2)