• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bung Karno: Aku Unitaris, Hatta Federalis

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 Desember 2019
128
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Bung Karno mengakui bahwa banyak sekali perbedaan antara dirinya dan Bung Hatta. Terutama, perbedaan pikiran dan pandangan.

Salah satunya adalah dalam konsep kenegaraan. Bung Karno berpikiran bahwa Indonesia adalah kesatuan, sementara Bung Hatta berpikiran lebih baik pembagian wilayah (federal).

“Aku unitaris, Hatta federalis,” kata Bung Karno, dikutip dari Historia, Senin 2 Desember 2019.

Bahkan, menurut Soekarno, perbedaan pandangan keduanya sudah terasa jauh sebelum Indonesia merdeka, yakni sejak tahun 1930-an.

“Aku dan Hatta berlainan sekali dalam hal sifat dan pembawaan,” ujar Soekarno.
Banyak yang menyebut Bung Karno dan Bung Hatta sebagai dwitunggal. Hal ini disebabkan hubungan keduanya yang begitu akrab.

Hubungan dwitunggal ini harus berakhir tahun 1956, saat Bung Hatta mengundurkan diri dari wakil presiden. Rupanya, perbedaan pandangan keduanya mencapai titik puncak.

Setelah mengundurkan diri dari wakil presiden, dua tokoh proklamasi ini lama sekali tak bertemu. Keduanya bertemu untuk terakhir kali saat Bung Karno sakit.

19 Juni 1970, Bung Hatta menjenguk Soekarno. Menurut puteri Bung Hatta, Meutia Hatta, hubungan persahabatan keduanya tak putus hanya karena berbeda pandangan.

“Di pertemuan terakhir, keduanya tak bicara banyak. Tapi tak berarti keduanya memutuskan tali persahabatan,” kata Meutia.

Dua hari setelah dijenguk Hatta, Soekarno meninggal dunia, tepatnya pada 21 Juni 1970. (bpc2)

Tags: Bung HattaBung KarnoDwitunggal
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Agustus
Berita

Catatan Sejarah 1 Desember: Mundurnya Bung Hatta Dari Wapres RI

...

Read moreDetails

Mega: Bung Karno dan Bung Hatta Beda Pandangan, Tak Pengaruhi Persahabatan

Pandangan Bung Hatta Soal Politik Tentara

Keteladanan Bung Hatta: Tak Gunakan Fasilitas Negara untuk Pribadi

Bung Hatta Bersumpah Tak Menikah Sebelum Indonesia Merdeka

Catatan Sejarah 12 Agustus: Kelahiran Bung Hatta

Next Post

Kejati Riau dan Kejati Bali Tangkap DPO Terpidana Korupsi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.