BERTUAHPOS — Dalam dunia usaha yang semakin kompetitif, tampilan visual menjadi salah satu “senjata” utama untuk menarik perhatian konsumen. Ari Cahyadi, seorang desainer grafis di Pekanbaru, berhasil memanfaatkan peluang ini.
Menurutnya, branding melalui spanduk dan kemasan produk merupakan elemen penting yang bisa langsung memengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Menurut Ari, spanduk yang menarik dan informatif mampu menjadi “salesman diam” yang bekerja 24 jam.
“Spanduk itu wajah pertama dari usaha, apalagi kalau lokasi usaha di pinggir jalan. Desain yang kuat, warna yang pas, dan informasi yang jelas bisa membuat orang yang lewat langsung tertarik mampir,” ujar Ari saat kepada Bertuahpos, belum lama ini.
Selain spanduk, Ari juga menyoroti pentingnya desain kemasan produk. Di tengah maraknya produk serupa, kemasan bisa menjadi pembeda yang menciptakan kesan profesional dan berkualitas.
“Kemasan adalah alat komunikasi langsung dengan pembeli. Tanpa kata-kata, desain kemasan bisa menyampaikan kualitas, nilai, dan bahkan cerita dari produk tersebut,” tambahnya.
Ari juga menceritakan pengalamannya menangani UMKM lokal yang mengalami peningkatan penjualan setelah melakukan rebranding visual. Salah satunya adalah usaha keripik pisang milik Santi di daerah Panam.
“Setelah kemasannya dibuat lebih modern dan diberi logo serta nama brand yang jelas, omzetnya naik 40% dalam dua bulan,” jelasnya.
Santi, pemilik usaha keripik tersebut, membenarkan bahwa perubahan kemasan memberikan dampak yang besar terhadap daya tarik produk.
“Awalnya cuma pakai plastik biasa dan stiker seadanya. Setelah rebranding visual, produk saya jadi lebih percaya diri ditaruh di toko oleh-oleh. Banyak yang bilang kemasannya lebih meyakinkan,” kata Santi.
Ari menyarankan para pelaku usaha, terutama UMKM, untuk mulai memperhatikan aspek desain sebagai bagian dari strategi pemasaran. Ia menekankan bahwa branding visual bukan hanya soal estetika, tapi juga menciptakan identitas dan kepercayaan.
“Jangan ragu investasi di desain. Ini bukan biaya, tapi modal promosi jangka panjang,” katanya.
Kini, banyak pelaku usaha di Pekanbaru mulai sadar akan pentingnya branding visual. Beberapa bahkan rela menyisihkan anggaran khusus untuk desain spanduk dan kemasan, karena telah merasakan langsung dampaknya terhadap penjualan.
Di tengah persaingan yang ketat dan konsumen yang semakin selektif, visual branding bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Spanduk dan kemasan yang baik bisa menjadi pembeda utama antara produk yang laku keras dan yang hanya jadi pajangan di etalase.***









