• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Melihat Budidaya Anggur, Berbuah Subur Meski di Iklim Tropis Seperti Indonesia 

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 April 2024
budi daya anggur daerah tropis

Budidaya anggur

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jika dulunya anggur dianggap sebagai komoditi khusus yang hanya bisa tumbuh di iklim dingin, kini semua itu terbantahkan dengan banyaknya budidaya anggur di Indonesia. Terbukti pohon anggur yang mereka budidayakan mampu berbuah lebat dengan kualitas yang tak kalah dari anggur impor.

Seperti Danang Priatmoko, pembudidaya anggur di Bantul Yogyakarta. Di green house miliknya, pohon anggur yang dikemabangkan adalah anggur jenis impor dari berbagai negara. Dari tangan dingin Danang, anggur-anggur asal luar negri ini mampu tumbuh subur dan menghasilkan buah segar berkualitas.

Berawal dari sosial media, Danang memutuskan untuk menjadi petani anggur. Dia menyeriusi usaha itu dengan membangun sebuah green house agar perawatan pohon anggurnya jadi lebih mudah, atau terhindar dari hama-hama. 

“Saya tertarik, kok bisa anggur berbuah lebat di iklim tropis. Kemudian saya menanam sebatang pohon anggur dan hasilnya berbuah lebat,” terangnya dalam sebuah video yang diunggah di kanal Youtube Capcaping.

Awal mula membudidaya pohon anggur, kata dia, memang tidak mudah. Seringkali pohon-pohon anggur yang dia tanam itu mati. Namun dari sini lah dia lebih banyak belajar apa yang harus dilakukan dan jenis varian apa yang cocok dengan kondisi iklim Indonesia.

Sekarang, Danang memilih jenis pohon anggur yang mudah berbuah dan gampang dalam perawatan untuk dibudidayakan. Danang memperoleh bibit anggur dari luar negeri, lalu dikembangbiakkan di green house miliknya. Bibit-bibit anggur itu didatangkan dari Jepang, Ukraina, Amerika, dan Australia. Dengan demikian, jenis pohon anggur di tempatnya juga bervariasi. 

“Ternyata, apa yang saya lakukan dapat antusia luar biasa dari teman-teman. Untuk tempatnya tergantung budget saja. Hal ini juga penting agar pohon anggur terlindungi dari hujan asam yang bisa menyebabkan pohon anggur berjamur,” ungkapnya.

“Selain itu, budidaya anggur dengan green house pertumbuhannya bisa lebih cepat, dan kualitas buahnya juga bagus. Selain itu, pengairannya juga harus diatur sedemikian rupa. Kalau saya pakai kran yang dibuat khusus, jadi lebih mudah.”

Lihat Juga:

Untuk penyiramannya, pohon anggur tergolong jenis tanaman yang tidak terlalu manja. Cukup disiram 2-3 hari sekali, karena anggur termasuk jenis tanaman yang tahan terhadap kering. Dari mulai penanaman untuk ketinggian bibit 50-60 sentimeter hingga berbuah membutuhkan waktu sekitar 8 bulan. Pada usia 5 bulan, pohon anggur sudah bisa dibuahkan.

Dari usia 5-8 bulan, akan terjadi proses pematangan terhadap buah anggur. Artinya, tergolong cepat, tak perlu menunggu hingga bertahun-tahun. Kemudian, agar panen anggur bisa rutin, bisa disetting dari penanamannya.

“Bahkan, misalkan 3 bulan lagi ada liburan dan dijadwalkan untuk panen, maka sudah bisa dilakukan proses pemangkasan agar tumbuh bunga dan buah. Saat musim libur datang, buah anggur pun sudah bisa dipanen,” jelasnya.***

Tags: budidayapertanian
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut
Internasional

Krisis Air Terparah, Sri Lanka Siapkan Rencana Olah Air Laut

...

Read moreDetails
Kolaborasi antara mahasiswa agroteknologi dan teknik elektro UIN Suska Riau berhasil menciptakan smart farming berbasis internet of thing untuk apotek hidup di lokasi KKN mereka.

Mahasiswa UIN Suska Riau Berhasil Kembangkan Teknologi Smart Farming IoT untuk Apotek Hidup di Lokasi KKN

RPB Inisiasi Gerakan Tanam 100 Ribu Bibit Cabai di Agustus Ini

RPB Inisiasi Gerakan Tanam 100 Ribu Bibit Cabai di Agustus Ini

Padi Gamagora 7 Diklaim Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Tadah Hujan

Padi Gamagora 7 Diklaim Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Tadah Hujan

Tambah 18 Ribu Hektare Sawah, Riau Bidik Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Beras

Tambah 18 Ribu Hektare Sawah, Riau Bidik Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Beras

Produksi Jagung Nasional 2025 Melonjak hingga 16 Juta Ton Lebih

Produksi Jagung Nasional 2025 Melonjak hingga 16 Juta Ton Lebih, Daerah Ini Tetap Juaranya

Next Post

Kerja Nyata Bupati Solok Epyardi Asda, Kunjungan Wisatawan Lebaran 2024 Tembus 1,3 Juta Jiwa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.