BERTUAHPOS — Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Kuantan Singingi (Kuansing), kembali marak. Puluhan dompeng (rakit penambang emas ilegal) beroperasi bebas setelah sebelumnya dirazia aparat. Ironisnya, jumlah dompeng justru meningkat drastis dan membuat warga geram.
“Bukannya berhenti, malah tambah banyak, Pak. Mereka bekerja siang malam,” ujar salah seorang warga kepada Bertuahpos, Minggu, 14 September 2025.
Rata-rata warga yang diwawancarai meminta nama mereka tidak disebut, karena alasan kemananan. Namun, mereka menilai aktivitas PETI tersebut sangat meresahkan dan para pelaku seolah kebal hukum. Mereka menyoroti razia yang dinilai tidak maksimal karena dompeng tidak dimusnahkan.
“Beberapa hari lalu mereka dirazia, tapi tidak dibakar. Dua hari setelah itu, dompeng malah bertambah tiga kali lipat dari yang dirazia,” ungkapnya.
Saat razia berlangsung, pihak kecamatan sempat berjanji akan membongkar rakit-rakit tersebut. Namun kenyataannya, dompeng kembali beroperasi bahkan semakin banyak. Karena itu, warga mendesak Polres Kuansing untuk mengambil tindakan tegas dan tidak lagi hanya memberi janji.
Warga juga menduga adanya keterlibatan oknum perangkat desa yang melindungi aktivitas ilegal tersebut. “Kami menduga oknum perangkat ikut bermain dompeng ini, sehingga mereka aman saja bekerja,” kata warga lainnya.
Selain itu, warga meminta agar operasi penertiban tidak bocor ke lapangan. Jika informasi razia sampai terdengar, para pekerja PETI akan menyembunyikan dompeng ke wilayah lain.
“Kalau bisa jangan bocor la informasi razia. Kalau bocor, gak ada hasilnya. Dua hari setelah razia, mereka kembali kerja lagi, Pak,” tambahnya.
Warga menegaskan saat ini puluhan dompeng masih aktif beroperasi. Mereka menduga ada oknum koordinator yang bekerja sama di wilayah Cerenti sehingga aktivitas PETI terus berlangsung.
“Kami berharap bapak Kapolda Riau menurunkan tim untuk memusnahkan dompeng tersebut agar kerusakan dan kehancuran Sungai Kuantan tidak semakin parah,” katanya.***









