Sekitar 2 Bulan Sebelum Tutup 2019, Ini 3 OPD di Pemprov Riau dengan Realisasi APBD Terendah

Senin, 07 Oktober 2019 18:12
Sekitar 2 Bulan Sebelum Tutup 2019, Ini 3 OPD di Pemprov Riau dengan Realisasi APBD Terendah

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ada 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Riau yang berada dalam zona kuning, atau tercatat sebagai OPD dengan realisasi anggaran terendah, hingga Senin, 7 Oktober 2019.

Dari informasi yang didapat bertuahpos.com, melalui website Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi (Simonev), ketiga OPD yang berada di rangking 3 terendah yakni Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Kawasan pemukinan dan Pertanahan dan Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdaprov Riau, terhitung hingga Senin, 7 Oktober 2019.

Berdasarkan data tersebut, untuk Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) dari pagu anggaran sebesar Rp86,8 miliar ditargetkan penyerapan sebesar Rp79,7 miliar lebih atau 91,89%.Â

Namun hingga 7 Oktober 2019 baru terealisasinya baru 31,66% atau Rp27,4 miliar lebih. Sementara terget fisik 33,27% dengan realisasi fisik 32%. Di instansi ini terdapat sebanyak 63 kegiatan.

Baca: Rekomendasi Saham 30 Maret

Sementara di Dinas Dinas Kawasan pemukinan dan Pertanahan dari pagu anggaran sebesar Rp170 miliar lebih dengan target penyerapan Rp133,4 miliar lebih atau 78,50%.Â

Realisasinya baru 21,42% atau sekitar Rp36,4 miliar lebih. Sedangkan terget fisik 74,62% dan realisasinya baru 32,09%. Di dinas ini punya 51 kegiatan selama tahun 2019.

Selanjutnya Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdaprov Riau, dari pagu anggaran sebesar Rp2,9 miliar lebih, terget realisasi Rp2,8 miliar lebih atau 96,89%.Â

Angka realisasi penyerapan beru 41,99%. Sedangkan terget fisik 61,55%, terealisasi baru 29.09%. Badan ini dapat jatah sebanyak 10 kegiatan untuk dilaksanakan sepanjang tahun ini.Â

Untuk diketahui dari total jumlah pagu APBD 2019 sebesar Rp9,4 triliun lebih, Pemprov Riau hanya memasang target penyerapan sebesar 72,36% atau sekitar Rp6,8 triliun lebih dengan jumlah 2.520 paket kegiatan.Â

Dari target penyerapan sebesar 72,36% itu hingga 7 Oktober 2019 realisasi penyerapan baru 47,52% atau sekitar Rp4,5 triliun. Sedangkan untuk terget fisik yakni 71,10% dan baru teralisasi sebesar 57,65%. (bpc3)