• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Saingan Kumpulkan DPK Semakin Berat, Perbankan Berlomba-lomba Kejar CASA

Kinerja kredit perbankan—khususnya di segmen korporasi—akan tetap kuat pada 2025. Adapun faktor pendorongnya yakin proyek hilirisasi.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 November 2024
Kinerja kredit perbankan—khususnya di segmen korporasi—akan tetap kuat pada 2025. Adapun faktor pendorongnya yakin proyek hilirisasi.

Kinerja kredit perbankan—khususnya di segmen korporasi—akan tetap kuat pada 2025. Adapun faktor pendorongnya yakin proyek hilirisasi.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Persaingan untuk memperoleh Dana Pihak Ketiga atau DPK di industri perbankan semakin berat akibat kondisi ekonomi saat ini, kata Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja.

Sementara itu, tingkat suku bunga tinggi, turut mendorong mendorong perbankan berlomba-lomba mengejar dana murah (CASA), sehingga kompetisi semakin ketat.

“DPK memang agak berat, ya. Semua juga lagi mengejar CASA. Jadi persaingan cukup berat di sana,” katanya, dilansir dari Bloomberg Technoz, Sabtu, 30 November 2024.

Kendati demikian, Jahja meyakini bahwa kredit masih ada kesempatan untuk meningkat. Dia optimis kinerja kredit perbankan—khususnya di segmen korporasi—akan tetap kuat pada 2025. Adapun faktor pendorongnya yakin proyek hilirisasi.

BCA, kata dia, kemungkinan besar akan fokus pada peluang tersebut. “Tahun depan, kalau memungkinkan, kami tetap ingin terlibat di proyek hilirisasi tersebut,” jelasnya.

BCA mencatat total DPK sebesar Rp1.125 triliun hingga kuartal III-2024, meningkat 3,4% secara tahunan (year-on-year/yoy). CASA memberikan kontribusi hingga 82% dari total DPK dan tumbuh 5,2% dibandingkan periode sebelumnya.

“Pertumbuhan CASA ini selaras dengan peningkatan frekuensi transaksi BCA sebesar 21% yoy, mencapai 26 miliar transaksi,” ujar Jahja.

Dari sisi kredit, BCA berhasil membukukan pertumbuhan 14,5% yoy dengan total kredit mencapai Rp877 triliun per September 2024.

Kredit korporasi tumbuh 15,9% menjadi Rp395,9 triliun, menjadikannya segmen dengan kontribusi terbesar. Kredit UMKM juga meningkat 14,2% menjadi Rp120 triliun, sementara kredit konsumer naik 13,1% menjadi Rp216 triliun.

Selain itu, BCA mencatatkan laba bersih Rp41,1 triliun hingga kuartal III-2024, naik 12,8% yoy dibandingkan Rp36,4 triliun pada periode sebelumnya.

Pendapatan bunga bersih (NII) tumbuh 9,5% menjadi Rp61,1 triliun, sedangkan pendapatan non-bunga meningkat 13,5% menjadi Rp19 triliun. Total pendapatan operasional mencapai Rp80,1 triliun, naik 10,4% yoy.

Adapun indikator risiko juga menunjukkan perbaikan. Rasio Loan at Risk (LAR) turun dari 7,9% menjadi 6,1%, sementara rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga di level 2,1%.

“Terjaganya pertumbuhan CASA dan kinerja kredit mencerminkan komitmen BCA dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Jahja.***

Tags: finansialperbankan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan
Ekonomi

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

...

Read moreDetails
Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

CIMB Niaga Perkuat Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Dorong Ekonomi Riau

CIMB Niaga Perkuat Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Dorong Ekonomi Riau

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Next Post
Harga Emas di Pegadaian Turun, Berikut Rinciannya

Harga Emas di Pegadaian Turun, Berikut Rinciannya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.