RI darurat energi, ini tiga langkah penyelamatannya

Senin, 09 Juni 2014 18:49

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilu 9 Juli 2014 nanti diminta segera mengeluarkan kebijakan konversi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). Hal ini perlu dilakukan demi pengematan energi nasional.

Profesor Riset dan mantan Ketua Dewan Gubernur OPEC Maizar Rahman mengtakan, cadangan minyak Indonesia saat ini cuma 17 barel per kapita, sementara Amerika Serikat (AS) lima kali lipat cadangan minyak Indonesia, Iran sebanyak 14.000 barel per kapita.

Menurut Maizar, ada tiga cara untuk penghematan energi ke depan. Pertama, pasang alat kendali penggunaan BBM untuk semua kendaraan. Semua kendaraan hanya boleh memakai BBM sebanyak 20 liter per hari.

Kedua, menaikkan harga BBM secara bertahap. “Ingat, harga BBM kita merupakan harga termurah di dunia,” kata dia. Ketiga, segera mengkonversi penggunaan BBM ke BBG.

Baca: Dolar Semakin Liar, US$ 1 Sudah Tembus Rp 10.700

Menurut Maizar, Indonesia harus belajar dari Pakistan dalam menggunakan BBG untuk kendaraan bermotor. “Di Pakistan, penggunaan BBG untuk kendaraan bermotor sejak tahun 1999 dan sekarang ada 2,8 juta kendaraan pakai BBG, serta mempunyai 3.320 stasiun BBG,” kata dia.

Negara lain yang menggunakan BBG, kata dia, adalah Brasil, Argentina, Tiongkok, dan Malaysia sedang menggalakkan penggunaan BBG.(Kabarbisnis)