• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

OJK Catat Kredit Nganggur Rp2.500 Triliun, Masih Ada Ruang untuk Dorong Sektor Riil

OJK mencatat kredit nganggur Rp2.500 triliun per November 2025. Meski tinggi, perbankan masih punya ruang mendorong sektor riil.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
22 Desember 2025
OJK Catat Kredit Nganggur Rp2.500 Triliun, Masih Ada Ruang untuk Dorong Sektor Riil

OJK Catat Kredit Nganggur Rp2.500 Triliun, Masih Ada Ruang untuk Dorong Sektor Riil

120
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan yang belum disalurkan atau undisbursed loan mencapai Rp2.500 triliun per November 2025. Angka itu mencerminkan masih besarnya komitmen kredit yang belum ditarik oleh debitur.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan tingginya undisbursed loan menunjukkan adanya kelonggaran penarikan kredit di masa depan yang berpotensi dimanfaatkan pelaku usaha untuk ekspansi.

Besarnya komitmen kredit tersebut membuka peluang peningkatan realisasi kredit apabila kondisi ekonomi membaik dan kepercayaan dunia usaha meningkat.

“Dengan kondisi ekonomi yang lebih kondusif, pencairan kredit berpotensi meningkat dan mendorong pertumbuhan sektor riil,” kata Dian dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin, 22 Desember 2025.

Dian memperkirakan undisbursed loan akan mengalami moderasi seiring penyesuaian strategi bisnis perbankan. Meski demikian, sektor perbankan nasional dinilai masih memiliki ruang besar untuk mendukung pembiayaan produktif.

OJK menilai dukungan kebijakan fiskal dan moneter, serta pemulihan sejumlah sektor ekonomi, akan memperkuat efek pengganda terhadap konsumsi rumah tangga dan investasi dunia usaha.

Beberapa faktor yang diperkirakan mendorong pertumbuhan kredit antara lain membaiknya transmisi kebijakan moneter, tren penurunan suku bunga pinjaman, serta percepatan belanja pemerintah dan investasi swasta.

Aktivitas ekonomi juga menunjukkan tanda perbaikan. Indeks PMI Manufaktur Indonesia pada November 2025 tercatat di level 53,50, meningkat dibandingkan Oktober 2025 sebesar 51,20, menandakan fase ekspansi.

Bank Indonesia (BI) mencatat nilai undisbursed loan pada November 2025 mencapai Rp2.509,4 triliun atau setara 23,18 persen dari total plafon kredit yang tersedia di perbankan.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan permintaan kredit masih belum kuat akibat sikap wait and see pelaku usaha, optimalisasi pembiayaan internal korporasi, serta penurunan suku bunga kredit yang masih berjalan lambat.***

Tags: finansialKreditperbankan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan
Ekonomi

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

...

Read moreDetails
Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

CIMB Niaga Perkuat Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Dorong Ekonomi Riau

CIMB Niaga Perkuat Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Dorong Ekonomi Riau

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Next Post
Penghapusan Utang KUR UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tengah Dikaji Ulang

Penghapusan Utang KUR UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tengah Dikaji Ulang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.