• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

BPK Temukan Ketidaksesuaian Pengelolaan Pinjaman PEN Daerah oleh PT SMI

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Oktober 2024
Tekanan Terhadap Harga Rupiah Diperkirakan Masih Akan Berlanjut Imbas Penguatan Dolar AS

Rupiah | Foto: Ilustrasi/dok. Bertuahpos.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya ketidaksesuaian dalam pengelolaan pinjaman Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI.

Hal ini berdampak pada adanya dana sisa pinjaman PEN Daerah yang tidak terserap oleh pemerintah daerah (Pemda), dengan nilai sebesar Rp58,85 miliar yang belum dikembalikan ke kas negara.

Temuan ini tercantum dalam hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu (DTT) terkait Kepatuhan atas Pengelolaan Investasi Non-Permanen Pemerintah Tahun 2020-2023 di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selaku Bendahara Umum Negara (BUN).

Dalam laporan tersebut, BPK menyebutkan bahwa pengelolaan pinjaman oleh PT SMI belum sepenuhnya sesuai dengan perjanjian pemberian pinjaman.

Selain itu, BPK juga menemukan bahwa pencairan tahap pertama pinjaman PEN daerah sebesar Rp3,68 triliun dilakukan sebelum diterbitkannya surat pemberitahuan oleh PT SMI, yang seharusnya menjadi tanda efektifnya perjanjian pemberian pinjaman.

Dalam laporannya, BPK juga mencatat enam pemerintah daerah terlambat melaksanakan kewajiban pembayaran biaya provisi. Beberapa pemda penerima pinjaman PEN Daerah juga belum melaporkan pelaksanaan pinjaman tersebut.

Temuan ini berpotensi menimbulkan penyimpangan dalam proses pencairan pinjaman yang dilakukan sebelum penerbitan surat pemberitahuan. Selain itu, PT SMI juga tidak dapat segera memanfaatkan pendapatan dari biaya provisi akibat keterlambatan tersebut.

“Pemerintah tidak dapat mengetahui perkembangan pelaksanaan program Pinjaman PEN Daerah secara tepat waktu dan tidak dapat segera memanfaatkan pengembalian sisa dana minimal Rp58,85 miliar,” tulis BPK dalam laporannya.

Sebagai langkah perbaikan, BPK merekomendasikan agar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selaku BUN menginstruksikan Direktur Utama PT SMI untuk lebih cermat dalam memantau penerbitan surat pemberitahuan dan penagihan biaya provisi kepada pemerintah daerah.

BPK juga merekomendasikan agar PT SMI memproses pengembalian sisa dana pinjaman PEN Daerah sebesar Rp58,85 miliar sesuai batas waktu yang ditentukan. Selain itu, pemda penerima pinjaman diminta untuk segera menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan pinjaman tersebut.

Laporan ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk meningkatkan pengelolaan pinjaman PEN Daerah di masa mendatang.***

(Bloomberg Technoz)

Tags: finansial
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri
Ekonomi

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

...

Read moreDetails
OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

OJK Riau Edukasi 350 Siswa Demi Generasi Cakap Finansial

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

BRI Apresiasi Layanan Pensiunan Demi Jaga Loyalitas Nasabah

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

Dana TKD Riau Tersalur Rp9,39 Triliun, Turun 15,51 Persen

DJPb Catat Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Melonjak hingga 31 Persen

DJPb Catat Realisasi Pendapatan Daerah di Riau Melonjak hingga 31 Persen

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Next Post
OPPO Luncurkan Pad 3 Pro: Layar 144Hz 2K, Snapdragon 8 Gen 3, dan Baterai Besar

OPPO Luncurkan Pad 3 Pro: Layar 144Hz 2K, Snapdragon 8 Gen 3, dan Baterai Besar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.