BERTUAHPOS.COM — Pemerintah mempercepat pengembangan kapasitas kilang untuk memproduksi bensin beroktan tinggi secara domestik.
Langkah ini bertujuan memenuhi kebutuhan bahan bakar nasional sekaligus menghapus spekulasi manipulasi impor.
Menurut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, produksi dalam negeri akan mencakup RON 92, RON 95, dan RON 98.
Kebijakan ini merespons kekhawatiran publik terhadap kerentanan energi nasional. “Kami ingin semuanya diproduksi di dalam negeri,” ujar Bahlil di Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.
Pengembangan kapasitas kilang akan memastikan seluruh jenis bensin beroktan tinggi tersedia dari produksi domestik. Ketergantungan pada impor bahan bakar pun dapat ditekan secara signifikan.
Bahlil menekankan bahwa langkah ini akan menghilangkan spekulasi dari luar negeri. Tuduhan kecurangan atau manipulasi dalam tata kelola impor BBM akan sirna.
“Ini akan menghilangkan spekulasi dari luar yang menunjukkan adanya kecurangan atau manipulasi dalam impor bahan bakar kita,” tegasnya.
Bahlil menegaskan, pemerintah berharap dengan percepatan pengembangan kapasitas kilang, target kemandirian energi yang lebih kuat dapat segera terwujud.
Produksi domestik diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar nasional secara berkelanjutan.









