BERTUAHPOS.COM — Pemerintah Provinsi Riau menjadikan penguatan UMKM berbasis syariah sebagai salah satu prioritas utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, Pemprov Riau menyadari bahwa UMKM memegang peran strategis dalam mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pengembangan ekonomi syariah harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan sektor usaha produktif,” katanya di Pekanbaru beberapa awaktu lalu.
Syahrial mengungkapkan, total pembiayaan syariah bagi UMKM di Provinsi Riau sepanjang 2025 mencapai Rp3,58 triliun. Dari angka tersebut, pembiayaan syariah untuk sektor mikro tercatat sebesar Rp480 miliar atau sekitar 16% dari total pembiayaan syariah.
Untuk mempercepat pertumbuhan UMKM berbasis syariah, Pemprov Riau juga menjalankan sejumlah program inkubasi bisnis. Program-program tersebut antara lain Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA), onboarding UMKM, Karya Riau Bertuah, dan Kelompok Meranti Bersagu yang melibatkan puluhan tenant dan pelaku usaha.
“Kehadiran program inkubasi ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem usaha syariah yang lebih kuat. Langkah ini sekaligus membuka akses lebih luas bagi pelaku UMKM untuk berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dia menyebut, penguatan sektor syariah di Riau dinilai sejalan dengan potensi demografis daerah yang mayoritas Muslim. Dengan dukungan pembiayaan dan program pemberdayaan yang terstruktur, UMKM berbasis syariah diharapkan makin kompetitif di pasar lokal maupun nasional.








