• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kelapa Sawit Jadi Motor Penggerak Perdagangan Luar Negeri untuk Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 Juli 2026
Kelapa Sawit Jadi Motor Penggerak Perdagangan Luar Negeri untuk Riau

Kelapa sawit | Foto: Bertuahpos / Melba

151
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Dominasi produk sawit menunjukkan industri hilir berbasis komoditas itu masih menjadi motor utama perdagangan luar negeri untuk Riau. Kontribusi ekspor CPO Riau yang mencapai 56,82 persen menegaskan ketergantungan tinggi provinsi ini pada komoditas perkebunan itu.

Hal ini dibuktikan dengan nilai ekspor CPO Riau mencapai US$4,69 miliar sepanjang Januari hingga Mei 2026, naik 13,54 persen dari periode yang sama tahun lalu. Komoditas lemak dan minyak hewan atau nabati ini menyumbang 56,82 persen terhadap total ekspor nonmigas provinsi tersebut.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Asep Riyadi, mengungkapkan bahwa kenaikan ekspor sawit menjadi motor utama pertumbuhan ekspor nonmigas Riau. Lima bulan pertama tahun ini mencatat ekspor nonmigas tumbuh 9,37 persen menjadi US$8,26 miliar.

“Komoditas yang mengalami peningkatan terbesar adalah lemak dan minyak hewan atau nabati dengan kenaikan mencapai US$559,66 juta atau tumbuh 13,54 persen dibandingkan Januari hingga Mei tahun lalu. Komoditas ini masih menjadi penyumbang terbesar ekspor nonmigas Riau,” kata Asep.

Total ekspor Riau selama Januari-Mei 2026 mencapai US$8,60 miliar atau meningkat 5,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pertumbuhan tersebut ditopang ekspor nonmigas yang naik 9,37 persen, meski ekspor migas justru merosot 42,83 persen.

Selain produk sawit, komoditas yang mencatat pertumbuhan tinggi adalah bahan kimia organik yang melonjak 74,68 persen menjadi US$452,71 juta. Berbagai makanan olahan naik 20,20 persen, ampas dan sisa industri makanan meningkat 25,04 persen, serta produk kimia tumbuh 5,94 persen.

“Di sisi lain, bubur kayu atau pulp menjadi komoditas yang mengalami penurunan terbesar. Nilai ekspornya turun US$109,38 juta atau 13,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan juga terjadi pada komoditas buah-buahan yang merosot 48,05 persen,” jelasnya.

“Dari seluruh ekspor nonmigas Riau, kelompok lemak dan minyak hewan atau nabati memberikan kontribusi sekitar 56,82 persen. Artinya, lebih dari separuh ekspor nonmigas Riau masih berasal dari komoditas tersebut,” ujarnya.

Tiongkok tetap menjadi pasar terbesar produk ekspor Riau dengan nilai US$1,55 miliar atau sekitar 18,72 persen dari total ekspor nonmigas. India dan Malaysia menyusul dengan nilai masing-masing US$694,01 juta dan US$626,08 juta.

Ketiga negara itu secara bersama-sama menyumbang sekitar 34,71 persen terhadap total ekspor nonmigas Riau. BPS mencatat peningkatan ekspor ke Tiongkok yang naik 22,22 persen, Amerika Serikat meningkat 16,59 persen, Vietnam tumbuh 17,89 persen, Rusia naik 9,86 persen, serta Italia melonjak 26,46 persen.

Sementara itu, ekspor ke sejumlah negara tujuan lain mengalami kontraksi. Bangladesh turun 16,93 persen, Belanda turun 5,16 persen, Malaysia turun 1,59 persen, dan Filipina terkoreksi 1,64 persen.

Dari sisi sektor usaha, industri pengolahan menjadi penopang utama ekspor Riau dengan kontribusi 94,55 persen terhadap total ekspor. Nilai ekspor sektor ini meningkat 9,78 persen, sedangkan ekspor sektor pertanian justru turun 11,08 persen.

“Pertumbuhan ekspor nonmigas Riau yang solid menunjukkan daya saing produk daerah tetap kompetitif di pasar global. Kami optimistis tren positif ini akan berlanjut seiring peningkatan permintaan dari negara mitra dagang utama,” pungkas Asep.

Tags: ekonomikelapa sawitRegional
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga TBS Swadaya di Riau Naik, Harga Tertingginya Segini. Harga CPO
Ekonomi

Harga TBS Kelapa Sawit Plasma di Riau Juga Turun, Cek Selengkapnya di Sini

...

Read moreDetails
Ekspor Nonmigas Riau Tumbuh 8,14 Persen. Harga TBS Sawit Riau

Harga TBS Sawit Riau Turun, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.912,24 per Kg

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Next Post
The Odyssey Christopher Nolan, Tontonan Epik yang Sarat Renungan

The Odyssey Christopher Nolan, Tontonan Epik yang Sarat Renungan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.