• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga CPO Bursa Malaysia Turun, Kontrak Oktober Anjlok RM63 per Ton

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 September 2026
Harga CPO Menguat, Cek Selengkapnya di Sini. Minyak Sawit Indonesia Tetap Primadona di Tengah Setralisasi Ekspor

Foto: Ilustrasi / AI

149
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Pasar berjangka CPO Malaysia bergerak lesu pada Kamis (3/9/2026). Seluruh kontrak berjangka kompak ditutup melemah, dengan kontrak Oktober 2026 mencatat penurunan terbesar.

Pelemahan ini tidak lepas dari sentimen eksternal dan domestik. Kontrak berjangka minyak kedelai yang melemah menjadi pemicu awal tekanan terhadap harga CPO.

Anilkumar Bagani dari Sunvin Group menyebut keputusan Indonesia terkait biodiesel menjadi salah satu faktor kunci. Indonesia memilih mempertahankan mandat B50 pada 2026, bukan meningkatkan ke B60 seperti yang sebelumnya diperkirakan pasar.

“Pengumuman Indonesia untuk mempertahankan mandat biodiesel B50 tahun depan alih-alih beralih ke B60, telah membatasi kenaikan harga berjangka minyak sawit,” kata Bagani.

Selain itu, pasar juga dibayangi ekspektasi peningkatan stok minyak sawit Malaysia. Bagani memproyeksikan stok akhir Agustus naik empat persen menjadi 2,735 juta ton.

Meski produksi diperkirakan turun dua persen, penurunan ekspor lebih dari lima persen membuat stok menumpuk. Kondisi ini menambah tekanan terhadap harga.

“Kami memperkirakan stok minyak sawit Malaysia pada akhir Agustus akan melonjak empat persen dari bulan Juli menjadi 2,735 juta ton, dengan produksi diperkirakan menurun dua persen dan ekspor lebih dari lima persen,” ujar Bagani.

Rincian pergerakan harga menunjukkan kontrak September 2026 turun RM13 ke RM4.635 per ton. Kontrak Oktober 2026 melemah tajam RM63 menjadi RM4.768 per ton.

Kontrak November 2026 berkurang RM54 menjadi RM4.904 per ton. Sementara itu, kontrak Desember 2026 turun RM47 ke posisi RM5.018 per ton.

Untuk kontrak awal 2027, Januari turun RM41 menjadi RM5.107 per ton. Februari 2027 melemah RM40 menjadi RM5.169 per ton.

Volume perdagangan melonjak menjadi 137.648 lot, naik dari 94.460 lot pada Rabu. Lonjakan volume ini menunjukkan meningkatnya aktivitas jual di tengah tekanan harga.

Di sisi lain, open interest menyusut menjadi 338.419 kontrak dari 339.030 kontrak sehari sebelumnya. Penurunan ini mengindikasikan pelaku pasar mulai mengurangi eksposur.

Harga fisik CPO September Selatan tercatat tidak bergerak di level RM4.670 per ton. Stabilitas harga fisik ini berbanding terbalik dengan pelemahan kontrak berjangka.

Pasar kini menanti data resmi dari Asosiasi Minyak Sawit Malaysia dan UOB Kay Hian. Estimasi dari lembaga-lembaga tersebut akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai produksi Agustus.

Data pasokan, permintaan, dan stok dari Dewan Minyak Sawit Malaysia juga menjadi perhatian utama. Hasil rilis data tersebut berpotensi menggerakkan pasar dalam beberapa hari ke depan.

Tags: Biodiesel B50Bursa Malaysia DerivativesCPO Malaysiaekspor sawitharga CPOharga komoditasKontrak berjangkaMinyak sawitMPOBstok cpo
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga CPO Ditutup Melemah, Tertekan Lonjakan Stok dan Pasar Minyak Nabati
Ekonomi

Harga CPO Ditutup Melemah, Tertekan Lonjakan Stok dan Pasar Minyak Nabati

...

Read moreDetails
Petani sawit di Kota Dumai, Riau, sedang melansir TBS untuk dijual ke perusahaan | Foto: Bertuahpos / Melba Ferry Fadly.

Ekspor Sawit Satu Pintu Mulai 2027, Industri Sawit Berpotensi Hadapi Tekanan Berlapis

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Berpotensi Menguat Pekan Ini, Simak Penjelasan Selengkapnya. Rencana Pemprov Riau Berlakukan Pajak Rp1.700 per Batang Sawit Dikritik, Disebut Diskriminatif dan Sulit Diterapkan

Faktor El Nino Angkat Harga CPO, Kontrak November Tembus RM4.978 per Ton

Harga CPO Ditutup Variatif, Volatilitas Energi Bikin Pelaku Pasar Cenderung Berhati-hati

Kontrak CPO Berpeluang Bullish, Harga Diperkirakan Capai RM5.000

Next Post
Karhutla Riau Kembali Muncul, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhu dan Bengkalis

Karhutla Riau Kembali Muncul, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhu dan Bengkalis

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.