• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga CPO Berisiko Tertekan Akibat Stok Melimpah

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 Oktober 2026
Harga CPO Menguat, Cek Selengkapnya di Sini. Minyak Sawit Indonesia Tetap Primadona di Tengah Setralisasi Ekspor

Foto: Ilustrasi / AI

100
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Stok minyak sawit atau CPO Malaysia diperkirakan melonjak hingga sekitar 3 juta ton atau lebih pada September. Pedagang senior minyak sawit Interband Group of Companies, Jim Teh, menilai kondisi ini dapat menekan harga kontrak CPO berjangka pekan depan.

Dilansir dari Bernama, Minggu, 4 September 2026, Jim Teh menjelaskan bahwa potensi lonjakan stok ini perlu diwaspadai pelaku pasar.

Selain faktor stok, pelemahan harga minyak mentah turut menjadi beban tambahan bagi harga CPO. Harga minyak mentah Brent tercatat jatuh ke bawah level US$100 per barel pada perdagangan Jumat.

Dengan kombinasi kedua faktor tersebut, Jim Teh memproyeksikan kontrak CPO berjangka akan bergerak pada kisaran RM4.300 hingga RM4.400 per ton pekan depan.

Dia menambahkan, level harga saat ini berpotensi memicu aksi ambil untung dari para pelaku pasar.

Meski demikian, permintaan fisik dari sejumlah negara tujuan ekspor diperkirakan tetap berlanjut.

Senada dengan itu, pedagang independen Iceberg X Sdn Bhd, David Ng, menyoroti pentingnya data penawaran dan permintaan terbaru dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) yang akan dirilis pada 12 Oktober sebagai acuan arah pasar selanjutnya.

David Ng memperkirakan harga akan bergerak di antara level support RM4.400 dan resistance RM4.600.

Data perbandingan Jumat ke Jumat menunjukkan kontrak Oktober 2026 melemah RM121 menjadi RM4.354 per ton, kontrak November 2026 turun RM137 menjadi RM4.441 per ton, dan kontrak Desember 2026 melemah RM137 menjadi RM4.535 per ton.

Sementara itu, kontrak Januari 2027 tergelincir RM141 menjadi RM4.627 per ton, kontrak Februari 2027 turun RM152 menjadi RM4.709 per ton, dan kontrak Maret 2027 melemah RM155 menjadi RM4.786 per ton.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume mingguan menyusut menjadi 609.973 lot dari 665.059 lot pada pekan sebelumnya, sedangkan open interest turun menjadi 334.658 kontrak dari 342.948 kontrak.

Adapun harga fisik CPO untuk pengiriman Oktober South tercatat turun RM130 menjadi RM4.400 per ton.

Tags: Brent crudeBursa Malaysia DerivativesCPO futuresDavid Ngharga CPOJim TehMPOBstok minyak sawit Malaysia
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga CPO Ditutup Melemah, Tertekan Lonjakan Stok dan Pasar Minyak Nabati
Ekonomi

Harga CPO Ditutup Melemah, Tertekan Lonjakan Stok dan Pasar Minyak Nabati

...

Read moreDetails
Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

Harga Kontrak CPO Malaysia Kompak Turun, Berikut Proyeksi Harga Pekan Ini

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Berpotensi Menguat Pekan Ini, Simak Penjelasan Selengkapnya. Rencana Pemprov Riau Berlakukan Pajak Rp1.700 per Batang Sawit Dikritik, Disebut Diskriminatif dan Sulit Diterapkan

Faktor El Nino Angkat Harga CPO, Kontrak November Tembus RM4.978 per Ton

Harga CPO Menguat, Cek Selengkapnya di Sini. Minyak Sawit Indonesia Tetap Primadona di Tengah Setralisasi Ekspor

Harga CPO Bursa Malaysia Turun, Kontrak Oktober Anjlok RM63 per Ton

Harga CPO Ditutup Variatif, Volatilitas Energi Bikin Pelaku Pasar Cenderung Berhati-hati

Kontrak CPO Berpeluang Bullish, Harga Diperkirakan Capai RM5.000

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.