• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bukan Cuma Riau yang Ingin KEK, Menko Airlangga Pertegas Apa Nilai Jual yang Ditawarkan Gubernur Abdul Wahid

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
7 Mei 2025
Bukan Cuma Riau yang Ingin KEK, Menko Airlangga Pertegas Apa Nilai Jual yang Ditawarkan Gubernur Abdul Wahid

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama dengan Gubernur Riau Abdul Wahid.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS— Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mempertegas apa “nilai jual” yang ditawarkan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, yang ingin menjadikan sejumlah wilayah di Riau sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dalam pertemuan dengan Abdul Wahid di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian di Jakarta, pada Selasa, 6 Mei 2025, Airlangga juga menegaskan bahwa Riau bukan satu-satunya provinsi yang ingin daerahnya mendapatkan status KEK. Tapi, ada banyak daerah lain yang juga ingin mendapatkan status serupa.

Oleh karena itu, Airlangga menyarankan bahwa daya saing menjadi kunci utama yang harus diperhatikan oleh Pemprov Riau untuk mewujudkan kawasan ekonomi khusus tersebut. “Kompetisi antar wilayah sangat ketat. Tidak cukup hanya dengan posisi strategis, tetapi juga kesiapan infrastruktur seperti pelabuhan, jalan, serta lahan yang siap pakai harus dipastikan benar-benar tersedia dan matang,” tegas Airlangga.

Kendati demikian, mantan Ketua Umum Partai Golkar itu sepakat bahwa Provinsi Riau berada di wilayah strategis, secara administrasi geografis. Sebab, letaknya ada di sepanjang jalur perdagangan internasional tersibuk, Selat Malaka. Posisi ini seharusnya menjadi nilai tambah yang besar dalam pengembangan kawasan industri dan ekonomi khusus.

Airlangga mendorong Gubernur Abdul Wahid sebaiknya menyusun studi kelayakan yang mendalam dan menyeluruh, sebagai bagian untuk memperkuat usulan KEK di sejumlah daerah di Riau. Setidaknya, studi tersebut harus menggambarkan dengan jelas potensi industri utama yang akan menjadi penopang kawasan KEK, sekaligus mencakup aspek teknis, ekonomi, hingga sosial dan lingkungan.

Wahid juga diingatkan soal pentingnya koordinasi aktif dengan Dewan Nasional KEK agar seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar nasional. Keterlibatan tim ahli dan komunikasi yang intensif dinilai sangat krusial dalam mempercepat proses penetapan KEK.

“Studi kelayakannya harus kuat dan komprehensif. KEK Riau harus dirancang se-kompetitif-mungkin agar mampu menarik investasi global dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah,” ujar Airlangga.

Dia menambahkan bahwa pengalaman dari KEK lainnya di Indonesia menunjukkan bahwa kawasan yang berhasil berkembang adalah kawasan yang sejak awal telah memiliki industri utama dan didukung oleh infrastruktur lengkap. Airlangga berharap Riau dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional baru yang berbasis potensi lokal dan memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional.***

Tags: ekonomi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup
Ekonomi

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

...

Read moreDetails
Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Next Post
Gerai Hojicha di Pekanbaru Tawarkan Promo Buy 1 Get 1 Sepanjang Mei 2025

Gerai Hojicha di Pekanbaru Tawarkan Promo Buy 1 Get 1 Sepanjang Mei 2025

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.