BERTUAHPOS – Rapat Senat yang digelar di Auditorium lantai IV Gedung Rektorat UIR, Selasa, 3 Juni 2025, memilih Assoc. Prof. Dr. Admiral, SH., MH. sebagai Rektor Universitas Islam Riau (UIR) periode 2025–2029.
Prof. Admiral ditetapkan sebagai Rektor UIR setelah meraih suara terbanyak dari anggota Senat UIR dalam proses pemilihan yang berlangsung demokratis. Rektor UIR saat ini, Prof. Dr. Rer. Pol. H. Syafrinaldi, SH., MCL, menyampaikan selamat kepada penerusnya.
“Tanggung jawab besar menanti. Program kerja yang disampaikan dalam visi dan misi merupakan janji yang harus diwujudkan,” ujarnya saat menutup rapat senat.
Sebelum pemilihan, seluruh kandidat menyampaikan visi, misi, serta program kerja mereka. Dr. Admiral mengusung visi “Mewujudkan keberlanjutan pencapaian Visi UIR 2041 menjadi Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Takwa.”
Untuk mendukung keberlangsungan visi tersebut, Prof. Admiral menjabarkan sejumlah misi strategis, yaitu meningkatkan sinergitas seluruh stakeholder, meningkatkan tata kelola yang amanah dan transparan, mengembangkan pendidikan tinggi yang unggul, meningkatkan penelitian yang berkualitas dan berdampak luas, meningkatkan pengabdian masyarakat yang responsif, inovatif, berkelanjutan dan relevan, serta meningkatkan dakwah Islamiah yang konsisten dalam setiap pelaksanaan dharma perguruan tinggi.
Program kerja yang ditawarkan pun mencakup berbagai bidang pengembangan institusi, antara lain: kelembagaan, pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dakwah Islamiah, penjaminan mutu, kemahasiswaan, sumber daya manusia, sarana prasarana, keuangan, dan kerja sama.
Untuk diketahui, Dr. Admiral merupakan alumni Fakultas Hukum UIR. Ia meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 2004 dengan predikat pemuncak. Ia kemudian melanjutkan studi Magister Ilmu Hukum di kampus yang sama dan lulus pada tahun 2007 sebagai lulusan terbaik.
Gelar doktor diperolehnya dari Universitas Islam Bandung sepuluh tahun kemudian. Ia menjadi rektor UIR di usia yang tergolong muda, yakni 43,5 tahun, lahir di Medan pada 8 Desember 1981.
Karier akademiknya dimulai sejak tahun 2005 sebagai dosen di Fakultas Hukum UIR. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni selama dua periode (2008–2012 dan 2012–2016), kemudian sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik (2016–2017), dan selanjutnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum dua periode berturut-turut (2017–2020 dan 2020–2021).
Pada periode 2021–2025, ia diamanahkan sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Dakwah Islamiah di bawah kepemimpinan Prof. Syafrinaldi.
Di luar aktivitas kampus, Dr. Admiral juga aktif dalam berbagai organisasi. Ia menjabat sebagai Pengurus Besar Federasi Olahraga Pentaque Indonesia (FOPI) periode 2023–2027, anggota Asosiasi Dosen Hukum Acara Perdata (ADHAPER) sejak 2019, Dewan Penasehat APSI Provinsi Riau, serta Ketua Umum FOPI Riau periode 2024–2028.
Sebagai akademisi, ia juga aktif mengikuti kegiatan ilmiah internasional, seperti seminar, simposium, FGD, hingga menjadi reviewer jurnal. Ia pernah menjadi peserta program Visiting Professor and Fellows di Delhi University (India), Universitas der Bundeswehr Munchen (Jerman), dan University Technology Petronas (Malaysia).
Adapun proses pelantikan Dr. Admiral sebagai Rektor UIR periode 2025–2029 dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 1 Juli 2025.***
— Habibie









