• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Top Cer Bisnis Ikan Louhan di Pekanbaru, Janjikan Cuan Hingga Puluhan Juta Rupiah

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 Oktober 2023
IKAN LOUHAN

Bisnis ikan louhan di Pekanbaru semakin menjanjikan.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Bukan cuma bentuknya yang unik dan sempurna. Gengsi dari seekor ikan louhan akan naik, jika diikutkan dalam sebuah kontes bergengsi—terlebih jika berhasil menarik perhatian penghobi—maka harganya bisa ditawar hingga puluhan juta rupiah.

“Sebuah kontes telah memberikan kontribusi yang besar dalam penawaran tertinggi untuk seekor ikan louhan. Pamornya naik, dan peminatnya akan semakin tinggi,” kata Satrio Sumarkos dari Markas Louhan Pekanbaru saat berbagi pengetahuan tentang ikan louhan kepada Bertuahpos.com, belum lama ini.

Faktanya, ikan louhan adalah salah satu ikan termahal di dunia. Flowerhorn (dalam bahasa Inggris) memiliki banyak keunikan dari kebanyakan ikan hias lainnya. Louhan adalah ikan akuarium dan cenderung menyukai suhu air yang agak hangat.

Bisnis ikan louhan
Ikan louhan milik Satrio Sumarkos yang pernah ditawar Rp10 juta dan 2 kali juara dalam kontes (Foto: Markas Louhan Pekanbaru untuk bertuahpos.com)

Ikan yang berhabitat di Indonesia dan Malaysia ini memiliki benjolan besar di bagian kepala. Bagian yang paling kuat menyedot daya tarik bagi penghobi. Mereka menyebutnya, ‘ikan pakai helm’.

Di Riau, khususnya Indonesia, demam ikan louhan terjadi pada tahun 2000-an. Kontes digelar di mana-mana, dengan jumlah peserta yang ikut, bahkan mencapai ribuan.

Namun ‘kegilaan’ terhadap louhan harus meredup karena pandemi Covid-19. Musibah ini, tak cuma membuat pamor ‘Sang Benjolan Kelam’ turun, tapi bisnisnya juga anjlok.

Beruntung, hal seperti itu tak berlangsung lama, karena karisma louhan punya daya pikat yang kuat. Pasca pandemi, para pecinta louhan mulai bertaring lagi dan turut menggerek kenaikan bisnis ikan itu, termasuk di Kota Pekanbaru. 

“Dalam sebulan, saya bisa menjual hingga 100 ekor louhan. Kalau burayak harnya mulai dari Rp50 ribu. Ukuran yang terpajang di etalase mulai dari Rp300 ribu. Sekarang peminat dan daya beli penghobi sudah sangat membaik,” kata Bagindo Ridho, seorang pemilik toko Bagindo Louhan Pekanbaru, yang ditemui di kiosnya, di Jalan Mandala, Nomor 02, Tangkerang Tengah, Pekanbaru.

Bisnis ikan louhan
Bagindo Ridho, pebisnis ikan louhan di Pekanbaru (kiri), Satrio Sumarkos dan Markas Louhan Pekanbaru (kanan)

Bagindo sangat memahami louhan dari sisi bisnisnya. Namun, secara artistik, Satrio Sumarkos adalah ‘suhunya’, begitu gelar yang disematkan kepadanya. Sekitar tahun 2020, louhan peliharaannya diikutkan dalam sebuah kontes dan berhasil sabet juara 1. “Ikan louhan saya bahkan ditawar Rp10 juta, tapi tak saya jual,” katanya.

Louhan kesayangannya itu memiliki panjang kurang dari 30 centimeter, bobotnya sekitar setengah kiloan. Jenong di kepalanya sudah jadi, membulat dengan sempurna. Tubuhnya dipenuhi sisik bermotif batik, perpaduan merah dan silver, membuatnya terkesan sangat mewah.

Ikan ini, kini berusia sekitar 1 setengah tahun. Namun sayang pada bagian ‘berharganya’ (jenong) sudah lecet dan sempat mengempis. Kata Sumarkos, saat dipindah ke akuarium baru, emosinya tengah tak stabil. Dia seringkali menyundul dinding-dinding kaca akuarium, hingga kepalanya bocor dan mengeluarkan lendir, lalu mengempis.

Bisnis louhan Pekanbaru
Pangan louhan di etalase akuarium di Kios Bagindo Louhan Pekanbaru (Foto: Bertuahpos.com/Melba)

Dalam kunjungan Bertuahpos.com kala itu, benjolan kepalanya sudah kembali membesar, namun bentuknya tak lagi bulat sempurna. “Di Pekanbaru ada banyak pecinta louhan, sehingga dari sisi bisnis juga sangat menjanjikan,” tuturnya.

Beberapa kali kontes louhan di Pekanbaru digelar, bahkan mendatangkan para juri dari Ibu Kota di bawah naungan Perhimpunan Pecinta Louhan Indonesia (P2LI).

“Saat kontes kami langsungkan, itu bukan hanya dari Pekanbaru yang ikut, tapi dari luar daerah juga. Bahkan dari Jambi, Batam, Medan juga ikutan. Ini rencana November atau Desember 2023 kami juga melaksanakan kontes,” sebut Satrio.

Louhan ini kerap dianggap sebagai lambang kekayaan dan kemakmuran. Di Pekanbaru biasanya masyarakat memelihara Louhan jenis SRD, Golden Monkey atau Kemalau, SRD, Louhan Bonsai, Cencu (Zhen Zhu), dan Kamfa atau “Chinghwa.

Menurutnya, kontes menjadi ajang kompetisi dan kompetensi tersendiri bagi ikan louhan yang diikutkan. Kesempurnaan bentuk dan warna pada tubuhnya menjadi indikator penting ikan ini bakal ditawar dengan harga tertinggi.***

Ikan louhan
Ikan louhan koleksi kios Bagindo Louhan Pekanbaru (Foto: Bertuahpos.com/Melba)
Tags: Berita UMKM
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Rahasia Promosi Digital Biar Untung, Cara Pasang Iklan Meta dan TikTok Tanpa Tekor, UMKM Wajib Tahu
Berita Pilihan

Rahasia Digital Marketing Biar Untung, Cara Pasang Iklan Meta dan TikTok Tanpa Tekor, UMKM Wajib Tahu

...

Read moreDetails
Kisah Nelayan Kokang di Betuah Laundry

Kisah Nelayan Kokang di Betuah Laundry: Canggung, Tapi Bikin Untung!

IK Berkah Bintan, Dari Rumah Produksi Sederhana Jadi Penggerak UMKM Kerupuk Olahan Ikan Tamban

IK Berkah, Dari Rumah Produksi Sederhana Jadi Penggerak UMKM Kerupuk Olahan Ikan Tamban

Kehadiran All-New Mitsubishi Destinator Dapat Sambutan Hangat saat Peluncuran di Pekanbaru

Kehadiran All-New Mitsubishi Destinator Dapat Sambutan Hangat saat Peluncuran di Pekanbaru

Ini 2 Kunci Jika Pemda Ingin UMKM Lokal Unggul

Ini 2 Kunci Jika Pemda Ingin UMKM Lokal Unggul

Pemerintah Sebut Sektor UMKM Belum Terdampak Kebijakan Tarif Impor Trump

Pemerintah Sebut Sektor UMKM Belum Terdampak Kebijakan Tarif Impor Trump

Next Post
Israel palestina

Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Macron: Israel Sudah Seperti Nazi, Dunia Akan Mengenang Kejahatan Ini 

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.