• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Syamsuar Ingin Produk Olahan UMKM Riau Pakai Branding Lokal, Menjual Nggak?

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 Agustus 2020
Produk Olahan UMKM

Gubernur dan Wakil Gubernur Riau saat mengunjungi salah satu stand UMKM dalam Kampanye Diversifikasi Pangan Lokal di Gedung Daerah, Pekanbaru.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsuar menginginkan produk olahan UMKM sebaiknya menggunakan branding (nama produk) bahasa lokal. Menurutnya, cara itu cukup menjual sehingga mampu mengangkat penjualan produk UMKM daerah.

Dalam Kampanye Diversifikasi Pangan Lokal juga menghadirkan seminar bersama Pakar Ahli Gizi, di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu, 19 Agustus 2020, beberapa UMKM lokal dihadirkan. Syamsuar mendatangi stand-stand itu sambil mencicipi dan menanyakan langsung tentang produk-produk itu.

“Ini semua produk bisa kita kembangkan dan diolah menjadi bermacam olahan sehingga menjadi produk lokal khas Riau. Kita harus membuat nama produk sesuai daerah Riau yang khas dengan Melayu, contohnya ‘Keripik Bedeghup’ atau Keripik Krispi,” ungkapnya.

Dia meyakini, nama yang unik bersifat lokal akan mengundang rasa penasaran customer sehingga tertarik untuk mencicipi. Menurut Syamsuar, di Riau masih sangat banyak produk olahan UMKM lokal yang menggunakan brand dari luar daerah. Hal semacam ini, dianggapnya perlu diberikan pemahaman kepada masyarakat.

Efektifkah Branding Lokal untuk Pemasaran?

Perlu diketahui, bahwa mem-branding sebuah produk itu tidak sembarangan. Caldwell dan Freire (2004), branding atau pemerekan sebuah produk, saat ini, memang diakui sebagai salah satu instrumen dalam strategi pemasaran. 

Nah, yang dimaksud oleh Syamsuar itu, adalah place branding. Menurut June Cahyaningtyas dan Sri Issundari, dalam bukunya Place Branding dalam Hubungan Internasional, cara ini bukanlah hal baru, namun tidak pula sudah diterapkan sejak lama. Kalau branding hanya penamaan.

Sebenarnya, place branding adalah salah satu trategi komunikasi yang digunakan dalam membentuk cintra sebuah tempat atau lokasi, berdasarkan identitasnya yang khas, unik dan berbeda. Konsep ini kali pertama dicetuskan oleh Simon Anholt pada tahun 1996, ketika dia diminta untuk membantu negara-negara di dunia, membentuk strategi, kebijakan, inovasi, dan investasinya.

Konsep ini jelas sangat berbeda dengan pemerekan biasa atau branding, yang hanya memerlukan nama untuk sebuah produk, walau dalam tujuan, fungsi dari branding dan place branding ada kemiripan. 

Sebagai strategi pemasaran pemerekan tetap dijadikan sebagai sarana promosi yang kompetitif, yang membutuhkan pemahaman awal atas kebutuhan dan keinginan pasar. Tanpa itu, maka akan sulit untuk bersaing dengan produk lainnya. (bpc2)

Tags: bisnisproduk lokal RiauUMKMUMKM lokal
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pemerintah Perpanjang Masa Transisi Sertifikasi Halal hingga 2028
Ekonomi

Pemerintah Perpanjang Masa Transisi Sertifikasi Halal hingga 2028

...

Read moreDetails

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia

Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia

FEB UNRI Bantu UMKM Laundry Tualang Naik Kelas dengan Transformasi Digital

FEB UNRI Bantu UMKM Laundry Tualang Naik Kelas dengan Transformasi Digital

Proses produksi oleh-oleh khas Riau keripik kulit ikan patin Melayu Crackers (Malakers) | Foto: Bertuahpos / Melba.

Kisah di Balik Kriuknya Melayu Crackers, Kulit Ikan Patin Berstranformasi Menjadi Oleh oleh Premium

Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

Next Post
Bengkulu

Terjadi di Bengkulu, Apa Itu Gempa Kembar?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.