BERTUAHPOS – Harga kontrak CPO atau minyak sawit mentah di Bursa Malaysia Derivatives diramalkan akan diperdagangkan dengan kecenderungan menguat pada pekan ini.
Prediksi pergerakan harga CPO tersebut dipengaruhi oleh faktor sinyal penurunan produksi, termasuk adanya prospek permintaan yang juga diperkirakan akan semakin membaik.
Kondisi pasokan yang semakin ketat menjadi faktor utama yang menopang pergerakan harga CPO, sehingga dinilai berpotensi menjaga sentimen positif pasar, terutama untuk pergerakan di jangka pendek.
Mengutip Bernama, Senin, 2 Februari 2026, pedagang perorangan dari Iceberg X Sdn Bhd, David Ng, mengatakan kombinasi pasokan yang terbatas dan ekspektasi permintaan yang membaik memberikan dukungan kuat bagi harga minyak sawit.
“Kami memperkirakan harga CPO akan bergerak dalam kisaran RM4.200 hingga RM4.350 per ton pada pekan depan,” ujarnya.
Sementara itu, analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics, Sathia Varqa, menyebut pelaku pasar akan mencermati secara ketat data penawaran dan permintaan minyak sawit sepanjang Januari menjelang rilis data resmi.
Menurutnya, perhatian pasar tertuju pada laporan dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) yang akan memberikan gambaran aktual terkait produksi, konsumsi domestik, dan ekspor CPO Malaysia.
Selain itu, pasar juga menunggu perkiraan produksi dari Malaysian Palm Oil Association (MPOA) untuk periode 1–31 Januari, serta data ekspor dari sejumlah surveyor kargo untuk periode yang sama.
Dari sisi kinerja mingguan, kontrak CPO Februari 2026 tercatat naik RM32 menjadi RM4.160 per ton. Kontrak Maret 2026 menguat RM45 ke level RM4.209 per ton, sementara kontrak April 2026 meningkat RM54 menjadi RM4.229 per ton.
Penguatan juga terjadi pada kontrak Mei 2026 yang naik RM56 menjadi RM4.228 per ton. Kontrak Juni 2026 bertambah RM52 ke posisi RM4.213 per ton, sedangkan kontrak Juli 2026 menguat RM45 menjadi RM4.194 per ton.
Aktivitas perdagangan menunjukkan peningkatan signifikan. Volume perdagangan mingguan naik menjadi 455.274 lot dibandingkan 333.697 lot pada pekan sebelumnya, meski open interest turun menjadi 220.712 kontrak dari 228.950 kontrak.
Sementara itu, harga fisik CPO baru untuk pengiriman Januari di wilayah Malaysia Selatan tercatat naik RM60 menjadi RM4.200 per ton, mencerminkan penguatan sentimen pasar minyak sawit secara keseluruhan.***
harga CPO, minyak sawit mentah, Bursa Malaysia Derivatives, CPO Malaysia, harga minyak sawit hari ini, MPOB, MPOA, kontrak CPO 2026









