• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 22, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kalahkan Apple dan Google, VOC Jadi Perusahaan Terkaya di Dunia

Tim Redaksi by Tim Redaksi
31 Desember 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) adalah serikat dagang Belanda di Indonesia.

Namun, tahukah kamu bahwa VOC ternyata sangat kaya besar. Saking kaya dan besarnya, VOC walau hanya sebuah serikat dagang mendapatkan hak istimewa dari Pemerintah Belanda. Mereka diberi hak mengumumkan perang, mengadakan perjanjian, dan bahkan mencetak mata uang sendiri.

Dikutip dari bisnis.com, 31 Desember 2019, pada tahun 1669, VOC mempunyai lebih dari 150 kapal dagang, 40 kapal perang, 50.000 pekerja, 10.000 tentara, dan deviden 40 persen.

Nilai perusahaan VOC sendiri adalah sebesar US$ 7,9 triliun. Ini berarti, VOC jauh lebih besar dari Apple yang hanya bernilai US$ 940 miliar, atau Google yang bernilai US$ 300 miliar (per Desember 2019). Yang patut dicatat, VOC hanya berdagang rempah, teh, dan hasil alam.

Meskipun super kaya, namun pada akhirnya VOC hancur, yang salah satu penyebabnya adalah kecurangan dan korupsi.

Disisi lain, VOC harus menghadapi perang melawan kerajaan yang ada di Indonesia, seperti Kerajaan Gowa dan kerajaan lainnya.

Akhirnya, pada 31 Desember 1799, VOC resmi dibubarkan dengan utang sebesar 136,7 juta gulden. Sementara aset yang ditinggalkan adalah gudang, kantor, kapal, dan daerah jajahan yang luas. (bpc2)

Tags: KorupsiperusahaanVOC
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi
Ekonomi

Garuda Indonesia-Pelita Air Masih Bahas Rencana Konsolidasi

...

Read moreDetails
Klaim Kuasa Hukum di Sidang Abdul Wahid, Fakta Persidangan Justru Meringankan Kliennya

Klaim Kuasa Hukum di Sidang Abdul Wahid, Fakta Persidangan Justru Meringankan Kliennya

Sidang Abdul Wahid, JPU KPK Ungkap soal DVR CCTV yang Sengaja Dihilangkan

Sidang Abdul Wahid, JPU KPK Ungkap soal DVR CCTV yang Sengaja Dihilangkan

Sidang Abdul Wahid, JPU KPK Ungkap Aliran Uang Rp7 Miliar Lewat Kepala Dinas

Sidang Abdul Wahid, JPU KPK Ungkap Aliran Uang Rp7 Miliar Lewat Kepala Dinas

Saksi Ungkap Instruksi "Matahari Satu" dalam Sidang Abdul Wahid

Puluhan Relawan Anti Korupsi Dukung KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Abdul Wahid

Korupsi Dana PI 10 Persen PHR Rp64,22 Miliar, Tiga Petinggi PT SPRH Ditahan

Korupsi Dana PI 10 Persen PHR Rp64,22 Miliar, Tiga Petinggi PT SPRH Ditahan

Next Post

Penghujung Tahun, Harga Bawang di Pekanbaru Melonjak Naik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.