IHSG Dibuka Melemah Dipicu Pelemahan Bursa Regional

Rabu, 17 April 2013 19:34

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (1/5/2013) dibuka bergerak melemah sebesar 13,88 poin mengikuti bursa saham kawasan Asia.

IHSG BEI dibuka turun 13,88 poin atau 0,28% ke posisi 5.020,19. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 3,48 poin (0,41%) ke level 853,64.

“Pelemahan bursa kawasan Asia menjadi salah satu pendorong indeks BEI melemah,” ujar analis Samuel Sekuritas, Benedictus Agung di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan sentimen dari dalam negeri seperti pemerintah yang kembali menunda rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan akan diumumkan pada Juni 2013 tidak terlalu berpengaruh terhadap pasar saham. Rencananya harga BBM subsidi akan naik 33,4 persen menjadi Rp6.000 per liter.

Baca: Ini Penyebab Okupansi Hotel di Pekanbaru Rendah

Meski demikian, lanjut dia, saham-saham perkebunan berpotensi menguat sehingga menahan pelemahan indeks BEI. Penguatan saham perkebunan itu seiring dengan kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) Rotterdam.

Analis Trust Securities, Reza Priyambada menambahkan pelemahan indeks BEI diperkirakan hanya dalam jangka pendek menyusul pelaku pasar saham yang sedang menunggu data inflasi April 2013.

“Diperkirakan investor mengambil posisi jual saham seraya menunggu data inflasi April 2013,” katanya.

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng menguat 156,24 poin (0,69%) ke level 22.737,01, indeks Nikkei-225 turun 24,97 poin (0,18%) ke level 13.835,89, Straits Times menguat 6,26 poin (0,19%) ke posisi 3.368,18.