BERTUAHPOS — Harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin, 26 Mei 2025. Kenaikan ini didorong oleh penguatan harga minyak mentah global dan data ekspor yang lebih baik dari perkiraan.
Analis pasar David Ng menyebutkan bahwa harga CPO mulai pulih dari kerugian sebelumnya. “Kami melihat support berada di RM3.800 per ton dan resistance di RM3.950 per ton,” ujarnya.
Data dari AmSpec Agri Malaysia menunjukkan ekspor produk CPO Malaysia periode 1–25 Mei 2025 naik 7,3 persen menjadi 991.702 ton, dibandingkan 923.893 ton pada periode yang sama April lalu.
Pada penutupan perdagangan, kontrak spot CPO untuk pengiriman Juni 2025 naik RM11 menjadi RM3.835 per ton. Kontrak Juli 2025 naik RM7 ke posisi RM3.843 per ton, sementara kontrak Agustus naik RM6 ke level RM3.833 per ton.
Kenaikan juga tercatat untuk kontrak pengiriman jangka menengah. Kontrak September 2025 naik RM4 menjadi RM3.825 per ton, Oktober 2025 naik RM5 menjadi RM3.829 per ton, dan November 2025 naik RM2 menjadi RM3.833 per ton.
Meski harga menguat, volume perdagangan harian tercatat menurun menjadi 34.817 lot dibandingkan 54.070 lot sebelumnya. Open interest juga turun menjadi 243.913 kontrak dari sebelumnya 244.075 kontrak.
Sementara itu, harga CPO fisik untuk wilayah Selatan pada Juni turun RM10 menjadi RM3.870 per ton.
— BERNAMA









