Ampera Multazam, Makan Secukupnya, Bayar Seikhlasnya

Jumat, 28 Agustus 2020 15:22
Ampera Multazam, Makan Secukupnya, Bayar Seikhlasnya

BERTUHANPOS.COM, PEKANBARU — Bagi Anda warga Pekanbaru spesial warga Kecamatan Tampan sekitarnya, mungkin tak asing lagi dengan sebuah rumah makan Sarang Kepiting. Berkat jalinan kerjasama yang baik, kini juga berdiri Ampera Multazam di situ. Ampera dengan motto Nikmati Makanan Halalnya, Bayar Seikhlasnya. Menarik bukan?

Ampera Muktazam buka mulai pukul 09.00-14.00 WIB. Setelah itu, waktu rumah makan seafood buka, dimulai pukul 14.00-00.00 WIB.

Advertisement

“Ampera Multazam didirikan teman-teman Komunitas Wakafpreneur. Nah, Wakafpreneur ini adalah kumpulan pengusaha muslim yang niat berwakaf sebelum wafat,” kata DR Yudi Irwan, dosen, pakar bidang wakaf sekaligus juru bicara Multazam pada bertuahpos.com satu kali.

Di sela-sela kegiatannya berwakaf, Yudi menjelaskan kalau modal awal Ampera Multazam ini diinisiator oleh 9 orang yang berazam berbagi dengan umat. Disebut juga sebagai modal ta’awun

Baca: Nasi Ayam Penyet Cuma Rp10 Ribu

“Bagi masyarakat yang makan di Ampera Multazam secukupnya, dan silahkan bayar seikhlasnya karena ini merupakan transaksi sosial. Ini juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat dari ayat Al-Quran, ‘Makan dan minumlah jangan berlebihan-lebihan’.”

“Makanya Ampera Multazam punya hastag nikmati makanan halalnya bayar seikhlasnya raih berkahnya. Program ini dibuat untuk merubah mindset pengusaha agar bisa berbagi,” tambah penyuka olahraga berkuda ini.

Kata Yudi lagi, bagi masyarakat yang mampu juga bisa berbagi kepada yang kurang mampu. “Yang dulunya kita makan untuk diri sendiri degan harga mahal, sekarang kita bisa makan bersama saudara kita yang lain di Ampera Multazam dengan konsep saling berbagi,” yakinnya.

Kenapa ustadz yang kalem ini memberi garansi begitu, katanya, keuntungan usaha akan dikembalikan pada masyarakat. 

“Kalaupun usaha ini surplus maka keuntungannya akan dialokasikan untuk wakaf produktif yang hasilnya kembali ke masyarakat, seperti pembagian beras gratis dan targetnya Multazam bisa menjadi Rumah Makan Gratis untuk masyarakat,” ujarnya. 

Mungkin maksudnya sebagaimana makna Multazam, dinding kabah di antara Hajar Aswad dan pintu kabah. Diyakini umat Islam dunia sebagai tempat mustajab memanjatkan doa pada Alloh SWT.

Jadi, bagi warga yang berminat berbagi sambil beramal, silahkan pilih lauk pauk sajian nikmat Multazam. Lagi pula, sambal rumahan menjadi menu sejari-hari di rumah makan ini. Ada ayam goreng balado, sambal acar, ayam goreng kriuk, lele goreng kriuk dan lainnya. Ampera ini buka sejak pukul 09.00-14.00 WIB.

Tak kurang puluhan anak yatim dari beberap panti asuhan di Pekanbaru dihadirkan dalam kajian dhuafa di Multazam Jumat pekan lalu.

“Alhamdulillah, sekaligus sebagai grand opening Al Multazam. Semoga berkah, Salam Wakafpreneur”, sebut Ustad Yudi. Ahlan wa Sahlan Al Multazam,… Barokolloh,… (bpc5)