• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 27, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

TMC, Awan Hujan Terbentuk di Daerah yang Tak Ada Karhutlanya

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Juli 2021
rawan karhutla di siak, kebakaran hutan lahan

Karhutla. (Mogabay)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau hingga kini masih dilakukan. 

Upaya itu meliputi pemadaman melalui jalur darat dengan menurunkan tim satgas darat, lalu jalur udara dengan helikopter water bombing, bahkan upaya dengan penyemaian garam di langit Riau sebagai rangkaian dari teknik modifikasi cuaca (TMC) juga masih dilakukan.

“Selain upaya pemadaman melalui jalur darat dan udara, TMC pun masih di lakukan di Riau untuk penanggulangan Karhutla di Provinsi Riau,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edy Afrizal, Jumat, 23 Juli 2021.

Dia menambahkan, dengan langkah TMC yang sudah dilakukan sebagai salah satu upaya penanggulangan Karhutla, namun tidak di semua daerah awan hujan terbentuk. “Bahkan cenderung bibit hujan terbentuk di daerah yang tak ada karhutlanya,” tutur dia.

Sejauh ini, dijelaskan, upaya TMC masih dilakukan di wilayah Pelalawan dan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau. Pembuatan awan hujan ini berdasarkan potensi awan hujan, kalau ada langsung disemai garamnya untuk membentuk awan hujan,” ungkap Edy. 

Dia menambahkan, sejauh ini daerah dengan jumlah titik api terbanyak masih terdapat di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Berdasarkan data pantauan satelit dari BMKG Stasiun Pekanbaru, dari 70 hotspot yang muncul di Riau, 43 titik diantaranya terdapat di Kabupaten Rohil. (bpc2)

Tags: bibit hujanBKMGhostspotpenyemaian garamTMCupaya penanganan karhutla
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

karhutla
Lingkungan

Karhutla 2024, Proyek Hujan Buatan di Riau Dimulai April

...

Read moreDetails
TMC Riau. Kepung Riau, Titik Panas Muncul di Tengah Anomali Cuaca Ekstrem. Update Cuaca Riau Hari Ini Jumat 29 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Kenapa TMC di Riau Dibatalkan?

Tujuan TMC

Riau Bakal Usulkan TMC Ketujuh, Berharap Tingkat Kelembaban Tanah Meningkat

TMC Riau

Habiskan Berton-Ton Garam, Riau Lakukan 6 Kali TMC Selama 3 Hari Berturut-Turut

Karhutla

Karhutla Merebak, Gubri: Kita Didahulukan dari Provinsi Lain

Karhutla Riau 2021

Potensi Karhutla Meningkat, TMC Periode II di Riau Berlangsung 11 Hari

Next Post

Dandim 0309/Solok bersama Kapolres Solok Kota Tinjau Ruang Isolasi Terpusat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.