Syamsuar Sebut Percepatan Penangan Korupsi Tak Bisa Bertumpu ke Daerah, Ini Respon KPK

Selasa, 09 November 2021 09:18
Syamsuar Sebut Percepatan Penangan Korupsi Tak Bisa Bertumpu ke Daerah, Ini Respon KPK
Gubernur Riau Syamsuar (Diskominfotik Riau)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan bahwa strategi nasional pencegahan korupsi atau Stranas PK, dalam rangka percepatan TORA tidak bisa hanya bertumpu ke daerah. 

Upaya penanganan korupsi di daerah perlu dukungan dari Kemen LHK dan ATR/BPN. Sementara itu KPK menyatakan sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mewujudkan tujuan tersebut.

“Dalam melakukan kegiatan ini tidak bisa hanya Pemda saja. Karena memang memerlukan dukungan dari KLHK dan juga dari ATR/BPN sendiri,” ujarnya.

Syamsuar berharap dengan adanya kerjasama dan koordinasi yang erat antar lembaga, sehingga bisa memperlihatkan progress yang cepat dan nyata. “Kami harap, kita dapat berkoordinasi dan bekerja sama dengan erat sehingga nanti progress dari pelaksanaan ini dapat terlihat secara nyata,”

Baca: Satu Warga Switzerland Positif Corona di Pekanbaru

Wakil Ketua KPK RI Alexander Marwata mengungkapkan bahwa dari pihak pusat sudah bersepakat untuk koordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat pelaksanaan Stranas PK ini.

“Kita di pusat bersepakat untuk berkoordinasi. Kalau saya dari Stranas ingin percepatan pengukuhan kawasan hutan, penyelesaian penguasaan tanah dalam rangka penataan kawasan hutan di provinsi Riau dan optimalisasi pajak perkebunan sawit,” ucapnya. 

Dia menambahkan kesepakatan terkait pelaksanaan percepatan Stranas PK ini dilaksanakan di dua provinsi yaitu Provinsi Riau dan Provinsi Kalimantan Tengah. “Kami sepakat bahwa Riau dan Kalteng dipercepat pelaksanaannya, dengan bantuan Pemerintah daerah. Karena saya lihat Riau sangat antusias untuk melaksanakan percepatan ini,”

Seperti diketahui, pertemuan virtual tentang Stranas PK dilakukan secara virtual pada Senin, 8 November 2021. Stranas PK ini untuk percepatan pengukuhan kawasan hutan dan redistribusi tanah objek reforma agraria (TORA), termasuk penyelesaian penguasaan tanah dalam rangka penataan kawasan hutan di Provinsi Riau. (bpc2)

Berita Terkini

Kamis, 02 Desember 2021 19:23

2 Korban Dilaporkan Meninggal dalam Insiden Kebakaran Gedung Cyber 1

Dua korban meninggal adalah pengunjung gedung

Kamis, 02 Desember 2021 18:06

Al-Azhar Kecam Serbuan Israel di Mesjid Ibrahimi

Serangan itu merupakan tindakan terang-terangan terhadap kesucian Islam.

Kamis, 02 Desember 2021 17:24

Obat Alami Untuk Leher yang Kaku dan Tegang

Terlalu lama duduk di depan laptop, atau tidur dengan posisi yang salah bisa membuat leher terasa kaku dan sakit

Kamis, 02 Desember 2021 17:14

Matangkan Pembukaan S2 Manajemen Dakwah, FDK UIN Suska Riau Studi ke Fidkom UIN Syahid

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) menggesa pembukaan program studi magister (S2).

Kamis, 02 Desember 2021 16:30

KS Tiga Naga Degradasi, CEO Klub Minta Pemain Bertahan

CEO KS Tiga Naga, Rudi Sinaga meminta pemainnya untuk tetap bertahan, walau musim depan mereka akan berlaga di Liga 3.

Kamis, 02 Desember 2021 16:20

Tips Cara Gampang Terhindar Dari Sakit Batu Ginjal

Tak ada siapa pun yang ingin terkena penyakit, apalagi jenis sakit yang menyerang organ vital dalam tubuh seperti batu ginjal.

Kamis, 02 Desember 2021 15:33

Persembahan Spesial Hotel Khas Pekanbaru, Minuman Laksamana Mengamuk

Hotel Khas Pekanbaru memiliki persembahan istimewa, minuman khas Melayu Riau, Laksamana Mengamuk.

Kamis, 02 Desember 2021 15:28

Matangkan Rencana Politik, 3 Syarat Maju Pilpres 2024 Menurut Ridwan Kamil

Ridwan Kamil—Gubernur Jawa Barat ungkap rencana politiknya dalam beberapa tahun ke depan.

Kamis, 02 Desember 2021 14:37

Di City, Pep Guardiola Kalahkan Rekor Sir Alex Ferguson

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memecahkan rekor kemenangan milik Sir Alex Ferguson di Manchester United (MU).

Kamis, 02 Desember 2021 13:10

Soal Kekosongan Jabatan Kadiskes, Syamsuar Pastikan Tak Ganggu Penanganan Covid-19

“Kami pastinya penanganan covid-19 akan tetap berjalan seperti biasanya.”