• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pengamat Sebut Covid-19 Tak Bisa Jadi Alasan untuk Dekrit Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 Juni 2021
Kasus Konfirmasi Covid-19

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau

103
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pengamat komunikasi politik dari Universitas Muhammadiyah Riau Aidil Haris menilai bahwa pandemi covid-19 tak serta merta bisa dijadikan alasan untuk meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan dekrit perpanjangan masa jabatan Presiden.

Dia pun mengatakan bahwa permintaan yang diajukan oleh politisi Gerindra Arief Puyuono itu merupakan hal yang tak logis. 

Aidil menilai, ini bisa saja sebuah wacana yang sengaja digulirkan untuk mempengaruhi opini publik. Namun faktanya tidak seperti itu, dengan kata lain alasan Covid-19 tidak bisa dijadikan alasan untuk Jokowi mengeluarkan dekrit perpanjangan masa jabatan.

“Sebenarnya tak ada alasan untuk itu (dekrit), buktinya pemilu Amerika Serikat lancar – lancar aja di tengah pandemi. Kalau itu (Covid-19) dijadikan alasan, ya tidak substansi juga,” katanya.

Dia menambahkan, bahwa pemerintah dan semua para elit politik harus sadar kalau model demokrasi Indonesia seutuhnya mengedepankan hak – hak rakyat, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Jika hal – hal seperti ini terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan konsep dasar berdemokrasi itu “sengaja” diubah oleh kelompok – kelompok tertentu.

“(Dekrit perpanjangan masa jabatan Presiden) sama saja dengan demokrasi kita sudah dinodai,” sambungnya.

Sebelumnya, politisi Gerindra Arief Puyuono meminta Jokowi mengeluarkan dekrit presiden untuk memperpanjang masa jabatan presiden selama tiga tahun. Alasannya, kondisi Covid-19 di Indonesia sudah genting. Menurut dia, jika diadakan pilpres pada 2024, malah akan membuat situasi semakin gawat.

Karena itu, dia mengusulkan agar presiden Jokowi segera mengeluarkan dekrit presiden agar jabatannya presiden diperpanjang 3 tahun. Begitu juga dengan masa jabatan DPR.

“Kita tidak tahu kapan Covid-9 ini berakhir, tahun 2024 ini sangat dekat bisa saja masa jabatan Jokowi ditambah 3 tahun lagi. Atau masa jabatan anggota DPR juga bertambah. Kan bisa? dalam keadaan darurat?,” ujar Arief Puyuono, dikutip dari Rmol.id, Kamis 24 Juni 2021.

Arief Puyuono juga mengatakan pilpres 2024 berpotensi memperparah keadaan negara akibat Covid-19. Pertama, karena pilpres menghabiskan banyak anggaran negara, sehingga membuat keuangan negara semakin menipis.

Kedua, adanya kampanye pilpres malah akan mengumpulkan banyak orang, sehingga berpotensi memperparah penyebaran Covid-19. “Duit bisa untuk menyelamatkan rakyat karena terdampak Covid-19. Untuk nangani Covid-19,” kata dia. (bpc3)

Tags: Covid-19dekrit presidenmasa jabatanPresiden
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Nasional

Kabinet Merah Putih Berubah Lagi, Berikut Nama Menteri dan Kapolri Baru

...

Read moreDetails
Presiden Prabowo Sebut “Tenang Saja” saat Nilai Tukar Rupiah Melemah

Presiden Prabowo Sebut “Tenang Saja” saat Nilai Tukar Rupiah Melemah

Presiden Prabowo Cabut Tunjangan DPR Usai Protes Nasional Tewaskan Enam Orang

Presiden Prabowo Cabut Tunjangan DPR Usai Protes Nasional Tewaskan Enam Orang

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

Jokowi

PDIP Sentil Jokowi, Makanya Jangan Terlalu Pede

vaksin corona, dokter di rusia positif corona

1 Januari 2024, Vaksinasi Covid-19 Wajib Bayar

Next Post
Peremajaan Kebun Sawit

2,8 Juta Hektare Kebun Sawit Rakyat Perlu Peremajaan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.