• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Presiden Prabowo Cabut Tunjangan DPR Usai Protes Nasional Tewaskan Enam Orang

Presiden Prabowo Subianto resmi mencabut tunjangan DPR Rp50 juta per bulan usai protes nasional tewaskan enam orang. Polisi periksa tujuh anggota Brimob terkait kematian driver ojol Affan Kurniawan.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
1 September 2025
Presiden Prabowo Cabut Tunjangan DPR Usai Protes Nasional Tewaskan Enam Orang

Presiden RI, Prabowo Subianto.

133
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, resmi mencabut tunjangan dan hak istimewa anggota parlemen, termasuk tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan, usai gelombang protes nasional yang menewaskan sedikitnya enam orang.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Prabowo menegaskan pemerintah bersama delapan pimpinan partai politik sepakat menghentikan tunjangan perumahan dan menangguhkan perjalanan luar negeri anggota DPR. Keputusan ini diambil untuk meredakan kemarahan publik yang meluas.

“Mulai hari ini (Senin, 1 September), tunjangan tertentu akan dihapuskan dan perjalanan kerja ke luar negeri ditangguhkan berdasarkan moratorium baru,” kata Prabowo.

Langkah ini diambil setelah unjuk rasa lima hari berturut-turut pecah di berbagai kota. Protes dipicu laporan bahwa seluruh 580 anggota DPR menerima tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan, hampir 10 kali lipat dari upah minimum Jakarta.

Situasi memanas setelah Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online, tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta pada Kamis, 28 Agustus. Video peristiwa tersebut viral dan memicu gelombang kemarahan. Polisi kini memeriksa tujuh personel terkait insiden itu.

Jumlah korban meninggal akibat kerusuhan bertambah menjadi enam orang, termasuk mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama (21), serta tiga orang di Makassar setelah kebakaran gedung dewan. Satu orang lainnya tewas dipukuli massa karena dicurigai sebagai intelijen.

Mengantisipasi kerusuhan, kepolisian mendirikan pos pemeriksaan di Jakarta dan mengerahkan kendaraan lapis baja ke kompleks parlemen. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga memperingatkan aparat akan bertindak tegas terhadap perusuh.

Selain itu, platform TikTok menangguhkan sementara fitur siaran langsung di Indonesia untuk mencegah penyebaran konten provokatif.

Prabowo menegaskan pemerintah menghormati kebebasan berpendapat sesuai konstitusi. Namun ia memperingatkan aksi anarkis yang merusak fasilitas umum dan membahayakan nyawa akan ditindak sebagai pelanggaran hukum serius.

“Saya meminta seluruh warga untuk tetap tenang dan percaya bahwa pemerintah berkomitmen memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa,” ujar Prabowo.***

Tags: DPR RInasionalPrabowo SubiantoPresiden
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Nasional

Hak Keuangan Anggota Watimpres Rp76,5 Juta per Bulan

...

Read moreDetails
Bahlil Pegang Dua Jabatan, 90% Investasi Hilirisasi Ada di Sektor ESDM

Bahlil Pegang Dua Jabatan, 90% Investasi Hilirisasi Ada di Sektor ESDM

Kabinet Merah Putih Berubah Lagi, Berikut Nama Menteri dan Kapolri Baru

Putusan MK Soal Wajib Belajar Gratis Jadi Sorotan usai Pernyataan Prabowo

Putusan MK Soal Wajib Belajar Gratis Jadi Sorotan usai Pernyataan Prabowo

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Next Post
LPK Vision Training Centre Pekanbaru Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Koperasi

LPK Vision Training Centre Pekanbaru Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Koperasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.